Page 209 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 16 APRIL 2020
P. 209
Title LEBIH 100 RIBU TKI PULANG KE INDONESIA DALAM TIGA BULAN
Media Name jatim.antaranews.com
Pub. Date 15 April 2020
https://jatim.antaranews.com/berita/371152/lebih-100-ribu-tki-pulang-k e-indonesia-
Page/URL
dalam-tiga-bulan
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jakarta - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mencatat 100.094
tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri atau pekerja migran Indonesia yang
tersebar di 83 negara pulang ke Tanah Air dalam tiga bulan terakhir sejak
merebaknya pandemi COVID-19
"Kepulangan para pekerja migran yang tidak biasanya tersebut sebagai dampak dari
merebaknya pandemik COVID-19 di banyak negara yang mengakibatkan resesi
ekonomi dan banyaknya perusahaan yang tidak beroperasi sehingga
diberhentikannya para pekerja asing di negara-negara tersebut," kata Sekretaris
Utama BP2MI Tatang Budie Utama Razak dalam rilis yang diterima di Jakarta, Rabu.
Sistem Komputerisasi Tenaga Kerja Luar Negeri (SISKOTKLN) dengan Sistem
Informasi Manajemen Keimigrasian (Simkim) mencatat kepulangan sebanyak 33.434
tenaga kerja Indonesia. Sementara itu dalam sistem pelayanan kepulangan daring
mencatat 5.058 orang. Berdasarkan data dari berbagai perwakilan Indonesia di luar
negeri tercatat 5.475 anak buah kapal (ABK) pulang ke Indonesia. Pekerja migran
yang pulang via Pelabuhan Batam dan Tanjung Balai Karimun sebanyak 37.679
orang.
Kepulangan pekerja migran via Entikong dan Aruk terdapat 18.152 pekerja migran
dan yang pulang melalui Nunukan terdapat 296 orang TKI.
Menurut catatan BP2MI, para pekerja migran itu kembali ke Tanah Air dari 83
negara dan wilayah internasional lainnya seperti Malaysia, Singapura, Hongkong,
Taiwan, Korea Selatan, Arab Saudi, Yordania, Kuwait, Italia, Inggris, Spanyol,
Perancis, Polandia dan Amerika Serikat.
Seluruh pekerja migran yang kembali dari luar negeri baik via udara serta laut
maupun perbatasan Malaysia-Indonesia harus menjalani protokol kesehatan untuk
mencegah COVID-19 yang dilakukan Satuan Tugas Percepatan Penanganan COVID-
19 dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) seperti pemeriksaan suhu dan mengisi
formulir kesehatan. Jika terlihat memiliki gejala, maka pekerja migran tersebut
harus dikarantina di tempat kedatangan. Sementara itu, yang tidak memiliki gejala
diwajibkan menjalani isolasi mandiri di daerah asal selama 14 hari.
Berdasarkan pemeriksaan kesehatan ditemukan sejumlah pekerja migran yang
dinyatakan telah positif terinfeksi COVID-19..
Page 208 of 219.

