Page 54 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 16 APRIL 2020
P. 54
Title 5 FAKTA MENGEJUTKAN DI BALIK GELOMBANG PHK IMBAS CORONA DI INDONESIA
Media Name merdeka.com
Pub. Date 15 April 2020
https://www.merdeka.com/uang/5-fakta-mengejutkan-di-balik-gelombang-ph k-imbas-
Page/URL
corona-di-indonesia.html
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Merdeka.com - Organisasi Buruh Internasional (ILO) mencatat, sebanyak 81 persen
tenaga kerja global yang berjumlah sekitar 3,3 miliar, atau 2,67 miliar pekerja saat
ini terkena dampak penutupan tempat kerja akibat pandemi virus corona (Covid-
19). Sementara 1,25 miliar pekerja diantaranya terancam kena pemutusan
hubungan kerja (PHK).
Menurut ILO, wabah virus corona merupakan krisis global terburuk sejak Perang
Dunia II. "Ini merupakan ujian terbesar dalam kerja sama internasional selama lebih
dari 75 tahun," kata Direktur Jenderal ILO, Guy Ryder.
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Ditjen Binalattas)
Kementerian Ketenagakerjaan, Bambang Satrio Lelono, mencatat lebih dari 2,8 juta
pekerja kena PHK atau dirumahkan di Indonesia. Rinciannya, pekerja formal yang
kena PHK mencapai 212.394 orang.
Selain data yang dihimpun dari Kementerian Ketenagakerjaan, ada juga data dari
BPJS Ketenagakerjaan. Berdasarkan catatan BPJS Ketenagakerjaan, jumlah pekerja
formal yang terkena PHK mencapai 537.000 orang.
Dari angka tersebut, jika ditotal data dari Kementerian Ketenagakerjaan dan BPJS
Ketenagakerjaan mencapai 2,8 juta orang pekerja yang dirumahkan dan di PHK
akibat dampak corona.
Berikut sejumlah fakta yang dirangkum merdeka.com mengenai gelombang PHK
imbas dari adanya virus corona di Indonesia.
Terjadi di Semua Negara, Gelombang PHK Tak Bisa Dihindari Gelombang Pemutusan
Hubungan Kerja (PHK) yang melambung imbas adanya dampak Corona membuat
banyak pekerja dihantui ketidakpastian. Menteri Koordinator Kemaritiman dan
Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, menyatakan PHK yang melanda saat ini tidak
cuma terjadi di Indonesia.
Hal itu tidak bisa dihindari karena memang dampak dari penyebaran virus Corona
yang membuat roda ekonomi berhenti dan tidak bisa dibendung begitu saja.
"Gelombang PHK ini kan tidak hanya terjadi di kita, tapi dunia. IMF sudah bilang,
Page 53 of 219.

