Page 55 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 16 APRIL 2020
P. 55
PHK global sudah ada. Dalam sejarah umat manusia belum pernah terjadi yang
seperti ini," ujar Menko Luhut.
Presiden Minta Pengusaha Tak Lakukan PHK Presiden Joko Widodo atau Jokowi
mengatakan tantangan pandemi virus corona atau Covid-19 tidaklah mudah dan
harus dihadapi bersama-sama. Salah satunya meminta para pengusaha untuk tidak
memecat para karyawannya.
"Mengajak kepada para pengusaha untuk berusaha keras mempertahankan para
pekerjanya," kata Jokowi dalam video conference.
Skenario Terburuk, Pengangguran Bertambah Hingga 5,23 Juta Menteri Koordinator
Perekonomian, Airlangga Hartarto, memperkirakan tingkat pengangguran terbuka
(TPT) akan semakin bertambah akibat pandemi virus corona atau Covid-19. Dia
memperkirakan dalam skenario berat potensi pengangguran akan bertambah 2,92
juta orang, dan sangat berat bisa mencapai 5,23 juta jiwa.
"Ini mencerminkan bahwa tingkat pengangguran terbuka berdasar perencanaan
yang sudah turun ke 5,18 persen naik 7,33 persen," kata Menko Airlangga di Jakarta
.
Pemerintah Klaim Langkah PHK Sudah Jadi Pilihan Akhir Menteri Ketenagakerjaan
(Menaker), Ida Fauziyah, mengucapkan terima kasih kepada pengusaha yang
menjadikan kebijakan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sebagai langkah terakhir.
Saat ekonomi nasional menghadapi tekanan berat akibat wabah virus corona sejak
Maret 2020.
Menteri Ida menyebut hal ini mencerminkan para pelaku usaha di Tanah Air
kooperatif dalam mengikuti himbauan dari pemerintah. Seperti mengurangi upah
dan fasilitas pekerja tingkat atas (tingkat Manajer atau Direktur), membatasi atau
menghapuskan kerja lembur, mengurangi jam kerja, mengurangi hari kerja, dan
meliburkan atau merumahkan pekerja saat pandemi covid-19 berlangsung.
Tak Ada Pemasukan Akibat Corona, Pengusaha Hanya Mampu Bertahan Sampai Juni
Perlahan tapi pasti wabah virus corona semakin mengancam kelangsungan dunia
usaha di Tanah Air. Ketua Kebijakan Publik Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo),
Sutrisno Iwantono, menyebut daya tahan pelaku usaha di Indonesia hanya kuat
sampai tiga bulan ke depan jika wabah virus corona tetap berlanjut.
"Karena, diibaratkan pengusaha hanya sanggup (jangka waktu 3 bulan) membiayai
pengeluaran tanpa pemasukan," kata Iwantono.
Sebab, berdasarkan hasil kajian Apindo, banyak keluhan mengenai kelangsungan
bisnisnya yang terancam gulung tikar akibat wabah corona. "Sehingga kita tarik
simpulan sementara, daya tahan cash flow dunia usaha kita hanya sampai Juni
2020. Setelahnya cash flow kering, biaya pengeluaran terhenti, tanpa pemasukan
dipastikan usaha terhenti" imbuhnya.[bim].
Page 54 of 219.

