Page 57 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 JANUARI 2020
P. 57

Title          MAHFUD MD SEBUT DEMO OMNIBUS LAW KARENA SALAH PAHAM
               Media Name     tempo.co
               Pub. Date      22 Januari 2020
                              https://bisnis.tempo.co/read/1298165/mahfud-md-sebut-demo-omnibus-law- karena-
               Page/URL
                              salah-paham
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive











               Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD sudah
               menduga rencana pemerintah membuat Rancangan Undang-undang Cipta
               Lapangan Kerja dalam bentuk Omnibus Law akan diwarnai unjuk rasa. Ia pun
               mempersilakan pandangan itu disalurkan saja.

               "Kalau ada masalah mari beri masukan, sehingga saya katakan yang demo itu
               sebenarnya karena salah persepsi, salah paham," ujar Mahfud di Hotel Shangri-La,
               Jakarta, Rabu, 22 Januari 2020.

               Mahfud mengatakan masyarakat kerap menyalahartikan rencana terbitnya beleid
               besar itu. Misalnya saja, muncul anggapan bahwa Omnibus Law muncul untuk
               mempermudah pemerintah kongkalikong dengan asing, sehingga modal asing
               mudah masuk dan berujung rakyat dirugikan.

               "Enggak ada itu, enggak benar, ini kan berlaku juga untuk modal asing dan dalam
               negeri, ini terkadang salah, bahkan disebut mempermudah Cina masuk, bukan,
               enggak ada urusannya," tutur dia.

               Di samping itu, Mahfud juga meluruskan anggapan bahwa Omnibus Law yang bakal
               terbit adalah beleid soal investasi. Menurut dia, anggapan itu kurang tepat lantaran
               investasi hanya bagian kecil dari beleid tersebut.

               "Ini adalah Rancangan Undang-undang tentang Cipta Lapangan Kerja dengan
               mempermudah prosedur berinvestasi," kata dia. "Siapa yang investasi, ya siapa
               saja, Cina, Jepang, Eropa, Qatar, atau siapa."

               Sebelumnya, ribuan buruh yang yang berasal dari berbagai organisasi demo di DPR
               untuk menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Lapangan
               Kerja dan kenaikan iuran BPJS Kesehatan. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja
               Indonesia (KSPI), Said Iqbal menyatakan, buruh khawatir, Omnibus Law akan
               merugikan kaum buruh.

               "Jika pemerintah serius ingin menghilangkan hambatan investasi dalam rangka
               penciptaan lapangan kerja, jangan keliru menjadikan masalah upah, pesangon, dan
               hubungan kerja menjadi hambatan investasi," kata Said Iqbal di depan gerbang



                                                       Page 56 of 152.
   52   53   54   55   56   57   58   59   60   61   62