Page 181 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 MEI 2020
P. 181
Title PERUSAHAAN DI JATIM WAJIB BAYAR THR LEBARAN
Media Name mediaindonesia.com
Pub. Date 10 Mei 2020
https://mediaindonesia.com/read/detail/311813-perusahaan-di-jatim-waji b-bayar-thr-
Page/URL
lebaran
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
GUBERNUR Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta seluruh perusahaan di
Jawa Timur tidak lepas tangan terhadap kewajiban Tunjangan Hari Raya (THR)
kepada para buruh dan karyawan.
"Perusahaan wajib hukumnya memberikan THR kepada seluruh pekerja/buruh yang
masih aktif bekerja, dirumahkan, bahkan yang dalam proses PHK," ungkap Khofifah
di Gedung Negara Grahadi, Minggu (10/5).
Lebih lanjut, Khofifah menjelaskan, pekerja dengan perjanjian kerja waktu tidak
tertentu (PKWTT) atau pekerja tetap dan mengalami PHK terhitung sejak 30 hari
sebelum hari raya keagamaan (PHK terhitung sejak 24 April 2020) berhak menerima
THR.
Sedangkan, pekerja dengan perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) namun
hubungan kerjanya berakhir sebelum hari raya keagamaan maka tidak
mendapatkan THR.
Terkait besarannya, diterangkan Khofifah bahwa pekerja/buruh yang telah
mempunyai masa kerja 12 bulan atau setahun secara terus menerus atau lebih,
diberikan THR sebesar 1 bulan gaji. Sementara pekerja/buruh yang masa kerjanya
kurang dari 12 bulan, diberikan THR secara proporsional sesuai masa kerja.
Perhitungannya, masa kerja dikali 1 bulan gaji, kemudian dibagi 12 (bulan).
"THR sudah diatur dalam Permenaker No. 6/2016 dan harus dipatuhi seluruh
perusahaan/industri. Sesuai aturan, wajib dibayarkan pengusaha paling lambat
tujuh hari sebelum hari raya keagamaan," imbuhnya.
Jangan sampai, tambah Khofifah, perusahaan menggunakan alasan pandemi Covid-
19 untuk tidak melaksanakan kewajibannya. Mengingat THR merupakan hak bagi
setiap pekerja.
Namun demikian, apabila perusahaan tidak mampu membayarkan THR secara tepat
waktu, maka Pemprov Jatim mendorong agar dilakukan dialog terlebih dahulu agar
mencapai kesepakatan dengan pekerjanya.
"Perusahaan dan pekerja harus berdialog secara kekeluargaan dan dengan kepala
dingin mengingat saat ini kita tengah dalam situasi darurat. Harus ada transparansi
Page 180 of 313.

