Page 176 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 MEI 2020
P. 176

Title          GUBERNUR KHOFIFAH: PERUSAHAAN WAJIB MEMBAYAR THR LEBARAN
               Media Name     jatim.antaranews.com
               Pub. Date      10 Mei 2020
                              https://jatim.antaranews.com/berita/380307/gubernur-khofifah-perusahaa n-wajib-
               Page/URL
                              membayar-thr-lebaran
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive










               Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bahwa
               seluruh perusahaan yang beroperasi di wilayah Jatim wajib membayar Tunjangan
               Hari Raya (THR) Idulfitri atau Lebaran kepada para buruh dan karyawannya.

               "Perusahaan wajib hukumnya memberikan THR kepada seluruh pekerja yang aktif
               bekerja, dirumahkan, bahkan yang dalam proses PHK," ujar Khofifah di Gedung
               Negara Grahadi di Surabaya, Minggu.

               Meski di tengah pandemi COVID-19, Gubernur Khofifah juga meminta perusahaan
               tidak menggunakan alasan tersebut dan lalai dari kewajibannya, sebab THR
               merupakan hak setiap pekerja.

               Namun, kata Khofifah, apabila perusahaan tidak mampu membayarkan THR secara
               tepat waktu, maka Pemprov Jatim mendorong dilakukan dialog terlebih dahulu agar
               mencapai kesepakatan dengan pekerjanya.

               "Perusahaan dan pekerja harus berdialog secara kekeluargaan dan dengan kepala
               dingin, mengingat saat ini dalam situasi darurat. Harus ada transparansi keuangan
               internal perusahaan agar pekerja pun memahaminya," ucap mantan Menteri Sosial
               tersebut.


               Sementara itu, Khofifah juga menyampaikan bahwa pekerja dengan perjanjian kerja
               waktu tidak tertentu (PKWTT) atau pekerja tetap dan mengalami PHK terhitung
               sejak 30 hari sebelum hari raya keagamaan (PHK terhitung sejak 24 April 2020)
               berhak menerima THR.


               Sedangkan pekerja dengan perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT), namun
               hubungan kerjanya berakhir sebelum hari raya keagamaan, maka tidak
               mendapatkan THR.


               Terkait besarannya, yakni pekerja yang telah mempunyai masa kerja 12 bulan atau
               setahun secara terus-menerus atau lebih, diberikan THR sebesar satu bulan gaji.


               Kemudian, pekerja masa kerjanya kurang dari 12 bulan maka diberikan THR secara
               proporsional sesuai masa kerja yang perhitungannya adalah masa kerja dikali 1
               bulan gaji, kemudian dibagi 12 (bulan).





                                                      Page 175 of 313.
   171   172   173   174   175   176   177   178   179   180   181