Page 173 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 MEI 2020
P. 173

Title          224 PEKERJA MIGRAN POSITIF COVID-19 DI LUAR NEGERI
               Media Name     jatim.antaranews.com
               Pub. Date      10 Mei 2020
                              https://jatim.antaranews.com/berita/380301/224-pekerja-migran-positif- covid-19-di-
               Page/URL
                              luar-negeri
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive











               Jakarta - Data dari Kementerian Ketenagakerjaan mencatat terdapat 587 pekerja
               migran Indonesia terpapar COVID-19 dengan 224 orang sudah dinyatakan positif,
               menurut laporan Atase Ketenagakerjaan di 11 negara penempatan. Dalam
               konferensi video bersama Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah pada
               Minggu, para Atase Ketenagakerjaan melaporkan terdapat total 587 pekerja migran
               atau tenaga kerja Indonesia (TKI) terpapar COVID-19. Mereka yang sudah
               dinyatakan positif adalah sebanyak 224 orang, kemudian 353 orang tengah
               menjalani karantina, dan 10 orang meninggal dunia.


               "Kami minta kepada para Atase Ketenagakerjaan untuk meningkatkan upaya
               perlindungan dan penanganan kasus pekerja migran akibat wabah virus corona atau
               COVID-19 di negara- negara penempatan, " kata Menaker Ida Fauziyah menurut
               siaran pers kementerian yang diterima di Jakarta, Minggu.

               Dari 224 pekerja migran yang positif dan menjalani perawatan, sebanyak 108 orang
               berada di Malaysia, 40 orang di Uni Emirat Arab, 37 orang di Arab Saudi, 18 orang
               di Qatar, 13 orang di Kuwait, lima orang di Singapura, dua orang di Taiwan, dan
               satu orang di Brunei Darussalam. Untuk pekerja migran yang menjalani karantina,
               dari 353 orang terbagi di Korea Selatan, Qatar, Arab Saudi dan Kuwait. Sedangkan
               untuk 10 pekerja migran yang meninggal berada di Jeddah, Arab Saudi.

               Berkaca dari hal itu, Menaker Ida berharap para atase untuk terus memantau
               kondisi pekerja migran di negara penempatan masing-masing dan meminta mereka
               mengimbau para pekerja migran untuk tidak pulang ke Indonesia sebagai bagian
               usaha memutus rantai penyebaran COVID-19.


               "Para Atase Naker saya minta waspada 24 jam, ponsel jangan dimatikan, agar anak-
               anak kita bisa mengadu kapan pun. Ingat, orang sakit kan tidak kenal jam dan
               waktu. Jangan bosan memberi tahu anak-anak kita supaya Empat Jangan: Jangan
               mudik, Jangan lupa masker, Jangan kumpul-kumpul dan Jangan Lupa Cuci Tangan,"
               kata Menaker Ida.

               Dia juga berpesan kepada para pekerja migran untuk melaporkan jika merasa sakit
               dan ikut tes cepat yang dilakukan pemerintah setempat dan menjalani karantina
               dengan serius jika diminta oleh otoritas di negara penempatan..





                                                      Page 172 of 313.
   168   169   170   171   172   173   174   175   176   177   178