Page 184 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 MEI 2020
P. 184

Title          587 PEKERJA MIGRAN INDONESIA TERPAPAR COVID-19
               Media Name     rmol.id
               Pub. Date      10 Mei 2020
                              https://dunia.rmol.id/read/2020/05/10/434185/587-pekerja-migran-indone sia-terpapar-
               Page/URL
                              covid-19
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive










               Pandemik virus corona baru (Covid-19) harus benar-benar diwaspadai para atase
               ketenagakerjaan Kementerian Ketenagakerjaan di masing-masing perwakilan
               diplomatik. Sebab virus yang berasal dari Wuhan, China ini sudah menjangkit
               hampir seluruh dunia.


               "Kami minta kepada para atase ketenagakerjaan untuk meningkatkan upaya
               pelindungan dan penanganan kasus PMI (pekerja migran Indonesia) akibat wabah
               virus corona atau covid-19 di negara-negara penempatan," kata Menaker Ida
               Fauziyah saat melakukan video conference dengan para atase ketenagakerjaan dari
               11 negara penempatan di Jakarta, Minggu (10/5).

               Berdasarkan laporan 12 atase di 11 negara penempatan, jumlah PMI yang terpapar
               Covid-19 sebanyak 587 orang, 224 orang di antaranya positif corona, 353 pekerja
               migran masuk karantina, dan 10 pekerja migran meninggal dunia. Dari jumlah
               pekerja migran yang dinyatak positif, paling banyak berasal dari Malaysia, yakni
               sebanyak 108 WNI. Kemudian Uni Emirat Arab 40 orang, Arab Saudi 37 orang (22
               orang di Riyadh dan 15 orang di Jeddah), Qatar 19 orang, Kuwait 13 orang,
               Singapura 5 orang, Taiwan 2 orang, dan Brunei Darussalam 1.

               Sedangkan jumlah PMI yang masuk karantina sebanyak 353 orang berada di empat
               negara. Terbanyak di Korea sebanyak 173 orang, kemudian Qatar 91 orang, Arab
               Saudi 89 orang, dan Kuwait 10. 10 orang pekerja yang meninggal semuanya berada
               di Jeddah. Ida Fauziah menegaskan, pemantauan situasi dan kondisi pandemik
               Covid-19 harus dilakukan rutin, termasuk pemantauan oleh para atnaker di negara
               penempatan untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 ke Indonesia.

               "Para atase naker saya minta waspada 24 jam, hape jangan dimatikan agar anak-
               anak kita bisa mengadu kapan pun. Ingat, orang sakit kan tidak kenal jam dan
               waktu. Jangan bosan memberi tahu anak-anak jangan mudik, angan lupa masker,
               jangan kumpul-kumpul, dan jangan lupa cuci tangan.


               Turut hadir dalam video konferensi tersebut di antaranya Plt. Dirjen Binapenta &
               PKK, Aris Wahyudi; Direktur PPTKLN, Eva Trisiana; serta 12 Atase Ketenagakerjaan
               perwakilan RI dari 11 negara penempatan, yaitu Burnei Darussalam, Hongkong,
               Korsel, Malaysia, Singapura, Taiwan, Arab Saudi (Riyadh dan Jeddah), Kuwait,
               Qatar, Uni Emirat Arab dan Yordania.




                                                      Page 183 of 313.
   179   180   181   182   183   184   185   186   187   188   189