Page 233 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 MEI 2020
P. 233

Title          MENAKER MINTA PARA GUBERNUR PASTIKAN THR DIBAYARKAN KEPADA PEKERJA
               Media Name     kompas.com
               Pub. Date      09 Mei 2020
                              https://money.kompas.com/read/2020/05/09/160500626/menaker-minta-para-
               Page/URL
                              gubernur-pastikan-thr-dibayarkan-kepada-pekerja
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive








               Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor
               M/6/HI.00.01/V/2020 Tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya
               Keagamaan Tahun 2020 di Perusahaan Dalam Masa Pandemi Covid-19.

               Dalam Surat Edara tersebut, Menaker meminta para gubernur memastikan
               perusahaan agar membayar Tunjangan Hari Raya ( THR) keagamaan kepada
               pekerja sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.


               "THR adalah pendapatan non upah yang harus diberi pengusaha kepada pekerja. Ini
               sesuai dengan ketentuan PP 78/2015 tentang Pengupahan dan ini kewajiban yang
               harus dibayar oleh pengusaha kepada pekerja,"ujarnya dalam keterangan resmi
               yang diterima Kompas.com, Sabtu (9/5/2020).

               Dalam Surat Edaran THR tersebut disebutkan juga, jika perusahaan tidak mampu
               membayar THR pada waktu yang ditentukan, solusi atas persoalan tersebut
               hendaknya diperoleh melalui dialog antara pengusaha dan pekerja atau buruh.

               Ida juga mengatakan akan banyak pertanyaan yang muncul nantinya, seperti
               bagaimana kalau kondisi pengusaha tidak mampu membayar dan sejenisnya.

               Maka, lanjut Ida, solusi atas permasalahan tersebut harus didialogkan secara
               terbuka antara pengusaha dengan pekerja. Pengusaha harus membuka secara
               transparan kondisi keuangannya berdasarkan laporan keuangan internal perusahaan
               dan segera mendialogkan secara bipartit.

               "Dengan membuka ruang dialog, maka pengusaha dan pekerja mencari jalan
               bersama antara bagaimana mengatasi pembayaran THR ini. Apakah dilakukan
               secara bertahap, kalau ditunda sampai kapan , caranya bagaimana, itu dibicarakan
               secara bipartit antara pengusaha dengan pekerja, kata Ida.


               Selain itu di dalam Surat Edaran juga disebutkan dialog antara pengusaha dan
               pekerja dapat menyepakati beberapa hal antara lain bila perusahaan tidak mampu
               membayar THR secara penuh pada waktu yang ditentukan sesuai ketentuan
               peraturan perundang-undangan maka pembayaran THR dapat dilakukan bertahap.










                                                      Page 232 of 313.
   228   229   230   231   232   233   234   235   236   237   238