Page 24 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 28 OKTOBER 2019
P. 24

Title          SERIKAT BURUH BANTEN DESAK KENAIKAN UMP 9,31 PERSEN
               Media Name     republika.co.id
               Pub. Date      27 Oktober 2019
                              https://nasional.republika.co.id/berita/q00uf3368/serikat-buruh-banten -desak-kenaikan-
               Page/URL
                              ump-931-persen
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive












               Serikat buruh Banten mendesak Pemerintah Provinsi Banten agar menaikkan Upah
               Minimum Provinsi (UMP) pada angka 9.31 persen. Jumlah ini lebih besar dari angka
               kenaikkan UMP yang ditetapkan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) sebesar
               8,51 persen melalui surat edarannya.

               Hal ini dijelaskan ketua DPD Federasi Serikat Pekerja Indonesia (FSPI) Banten, Redi
               Darmana yang menyebut bahwa angka tersebut merupakan upah layak bagi pekerja
               di Banten. Adapun angka 9,31 persen mengacu pada data Badan Pusat Statistik
               (BPS) Banten terkait inflasi dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).

               "Kita ingin diangkat menjadi 9,31 persen itu dari data BPS yang mengatakan bahwa
               jumlah Inflasi dan PDRB itu di angka 9,31. Karena kan kehidupan itu ngga bisa
               disama ratakan, meskipun pemerintah menyatakan itu nasional tapi kehidupan
               layaknya masyarakat setiap Provinsi berbeda-beda," ucap Ketua DPD FSPI Banten,
               Redi Darmana, Kamis (24/10).

               Menurutnya, usulan ini sebenarnya sudah disampaikan jajaran serikat pekerja dalam
               rapat Dewan Pengupahan Provinsi Banten beberaa waktu lalu. Namun rapat
               tersebut belum menghasilkan kesepaakatan apapun dan hanya menampung
               pendapat dari pihak Serikat buruh dan Asosiasi pengusaha.

               Redi meyakini bahwa Gubernur Banten akan mengikuti angka kenaikan upah yang
               ditetapkan Menaker sebesar 8,51 persen. Karenanya, dirinya mengaku akan
               berkoordinasi terlebih dahulu dengan para buruh di delapan Kabupaten/Kota di
               Banten terkait tindakan lanjutan dari serikat buruh atas masalah ini.

               "Dari tahun ke tahun kita melawannya dengan aksi unjuk rasa atau melalui
               Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Tapi kita akan lakukan kajian dulu dan rapat
               bersama buruh meski saat ini belum ditentukan waktunya. Jadi kumpul dulu, rapat
               dulu. Karena udah pasti mereka (Provinsi) pakai PP Nomor 78 sama surat edaran itu
               udah pasti," jelasnya.

               Sementara Wasekjen Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Ahmad Muhit
               mengaku kenaikan UMP ini jelas akan memberatkan pengusaha, namun pihaknya




                                                       Page 23 of 146.
   19   20   21   22   23   24   25   26   27   28   29