Page 17 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 MARET 2020
P. 17
Title KSPI JABAR MINTA PEMERINTAH LIBURKAN BURUH, BURUH JUGA MANUSIA TAKUT KENA
VIRUS CORONA
Media Name jabar.tribunnews.com
Pub. Date 26 Maret 2020
Page/URL https://jabar.tribunnews.com/2020/03/26/kspi-jabar-minta-pemerintah-li burkan-buruh-
buruh-juga-manusia-takut-kena-virus-corona
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam TRIBUNJABAR.ID,
BANDUNG - Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Provinsi
Jawa Barat, Roy Jinto Ferianto mendesak pemerintah meliburkan pekerja dan buruh
di tengah penyebaran virus corona Covid-19 yang semakin meluas.
"Data yang dirilis oleh pemerintah, 790 orang dinyatakan positif dan 58 orang
meninggal dunia, angka positif setiap hari bertambah, ini membuat buruh semakin
ketakutan karena posisi pekerja atau buruh, khususnya di pabrik-pabrik masih
bekerja," katanya melalui ponsel, Kamis (26/3/2020).
Di sisi lain, katanya, pemerintah melarang adanya perkumpulan atau kerumunan
orang-orang, serta mengharuskan social distancing atau penjagaan jarak dan
menyuruh bekerja di rumah atau work from home.
"Tapi di sisi lain pemerintah membiarkan jutaan buruh sampai hari ini bekerja di
pabrik dengan wabah virus corona yang begitu cepat penyebarannya. Di saat semua
pihak termasuk pemerintah menyuruh di rumah aja, bekerja dirumah saja, tapi di
sisi lain pemerintah mengabaikan nasib jutaan bahkan puluhan juta buruh yang
sampai saat ini masih bekerja tidak diliburkan perusahaan," ujarnya.
Roy mengatakan pihaknya sebagai keluarga besar KSPSI Jawa Barat mendesak
pemerintah untuk segera mengambil keputusan untuk meliburkan buruh sebelum
hal yang tidak diinginkan terjadi.
"Jangan buruh jadi korban karena investasi. Pemerintah harus melindungi segenap
tumpah darah bangsa Indonesia, termasuk buruh yang masih bekerja tidak
diliburkan atau dirumahkan. Karena kalau ada satu buruh yang terpapar virus
corona maka semua buruh yang di pabrik itu akan terkena karena di pabrik tidak
bisa social distancing," katanya.
Perlu diperhatikan selama pekerja atau buruh diliburkan atau dirumahkan, kata Roy,
perusahaan wajib membayar upah secara penuh 100 persen sesuai surat edaran
Menakertrans RI nomor 5 Tahun 1998. Jangan sampai, ujarnya, buruh mengambil
sikap turun ke jalan karna suaranya tidak didengar pemerintah.
Page 16 of 121.

