Page 21 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 MARET 2020
P. 21

Title          OMNIBUS LAW: RUU CIPTA KERJA, UNTUK SIAPA?
               Media Name     suara.com
               Pub. Date      26 Maret 2020
                              https://www.suara.com/yoursay/2020/03/26/121338/omnibus-law-ruu-cipta- kerja-
               Page/URL
                              untuk-siapa
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive

                    OMNIBUS LAW: RUU CIPTA KERJA, UNTUK SIAPA?
               Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (RUU Cipta Kerja) sontak menjadi
               perbincangan publik setelah dipublikasi beberapa bulan yang lalu.

               Bukan sesuatu yang biasa, sebab RUU Cipta Kerja dibentuk dengan menggunakan
               metode omnibus law yang masih sangat asing ditelinga masyarakat Indonesia,
               walaupun sebenarnya metode tersebut sudah dikenal sejak lama dalam ilmu hukum.

               Sehingga bukan sesuatu yang baru terdengar ditelinga kalangan akademisi hukum
               terkait omnibus law tersebut. Akan tetapi, yang menjadi problematika utamanya
               adalah masih minimnya pemahaman masyarakat terkait konsep omnibus law yang
               ditawarkan oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui RUU Cipta Kerja.

               Menurut Prof. Dr. Aminuddin Ilmar, SH., MH. (Guru Besar Fakultas Hukum
               Universitas Hasanuddin) menjelaskan bahwa secara letterlijk, kata "omnibus"
               berasal dari bahasa latin yakni "omnibis" (banyak).

               Dalam artian omnibus adalah hukum yang banyak dalam hal pengaturan yang
               dilakukan dengan lintas sektor dan bisa mencabut atau membatalkan ketentuan
               yang bertentangan. Sehingga konsep omnibus law adalah metode atau konsep
               pembuatan regulasi yang menggabungkan beberapa aturan yang substansi
               pengaturannya berbeda, menjadi satu peraturan dalam satu payung hukum.

               Konsep tersebut dikenal juga dengan nama omnibus bill yang pada dasarnya sering
               digunakan dalam negara yang menganut common law system seperti Amerika
               Serikat pada saat membentuk sebuah regulasi (Sumber: makassar.terkini.id).

               Secara sederhana dapat dipahami bahwasanya dalam konsep omnibus law, regulasi
               yang dibentuk senantiasa dilakukan untuk membuat undang-undang yang baru
               dengan membatalkan atau mencabut juga mengamandemen beberapa peraturan
               perundang-undangan sekaligus.

               Tujuan utama konsep omnibus law ialah suatu undang-undang bertujuan untuk
               menyasar isu besar (sentral) yang memungkinkan dilakukannya pencabutan atau
               perubahan beberapa undang-undang sekaligus (lintas sektor) untuk kemudian
               dilakukan penyederhanaan dalam pengaturannya. Sehingga diharapkan tidak terjadi
               konkurensi antara norma yang satu dengan yang lainnya.

               RUU Cipta Kerja Sebagai Produk Omnibus Law Banyak kekhilafan terjadi di
               masyarakat dalam memahami isu omnibus law ini. Terdapat pemahaman
               masyarakat yang menganggap omnibus law dengan RUU Cipta Kerja merupakan hal



                                                       Page 20 of 121.
   16   17   18   19   20   21   22   23   24   25   26