Page 44 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 MARET 2020
P. 44

Title          SOAL WACANA PENUNDAAN THR TAHUN INI, INI KATA SERIKAT PEKERJA
               Media Name     kontan.co.id
               Pub. Date      26 Maret 2020
                              https://nasional.kontan.co.id/news/soal-wacana-penundaan-thr-tahun-ini -ini-kata-
               Page/URL
                              serikat-pekerja?page=all
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive










               Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menyatakan, keberatan jika nantinya
               ada wacana pembayaran tunjangan hari raya (THR) sebanyak 50 persen terlebih
               dahulu atau penundaan pemberian THR. Meski terjadi adanya penurunan omzet dan
               profit dunia usaha karena adanya virus corona.

               "Buruh keberatan dengan pembayaran THR 50% (terlebih dahulu) karena THR
               adalah menjadi hak buruh. Sebagai kewajiban pengusaha, semestinya uang THR
               dicadangkan jauh-jauh hari," kata Ketua Departemen Komunikasi dan Media KSPI,
               Kahar S. Cahyono saat dihubungi, Kamis (26/3).

               KSPI menyarankan beberapa hal kepada pemerintah agar pengusaha tetap bisa
               memberikan THR meski dalam keadaan seperti saat ini. Diantaranya, Pemerintah
               diminta memberikan insentif kepada industri pariwisata, retail, dan industri lain yang
               terdampak, agar mereka bisa bertahan di tengah-tengah pandemi corona.

               "Memberikan bantuan berupa dana secara tunai kepada buruh, pengemudi
               transportasi online, dan masyarakat kecil yang lain. Ini seperti yang dilakukan di
               Inggris. Di sisi lain, akan membantu dunia usaha, karena sebagian dari upah pekerja
               disubsidi oleh pemerintah," ungkap dia.

               Seperti diketahui, dalam kurun waktu 1,5 bulan ke depan, pengusaha sudah harus
               dihadapkan dengan kewajiban memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada
               para karyawannya. Hal ini tertuang dalam Undang-Undang (UU) No. 13 tahun 2003
               tentang ketenagakerjaan.

               Ketua Umum DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) DKI Jakarta
               Sarman Simanjorang mengatakan, dalam situasi ekonomi terpapar virus corona
               (Covid-19) seperti ini, THR akan menjadi beban tersendiri bagi pengusaha,
               khususnya skala UMKM dan sebagian industri padat karya.

               Pasalnya, omzet dan profit turun drastis akan tetapi kewajiban memberikan gaji dan
               THR sesuatu yang tidak dapat dielakkan.

               "Pekerja atau karyawan pasti mengharapkan THR dapat diterima penuh dan itu
               sesuatu yang wajar, tapi bagi pelaku usaha saat ini adalah sesuatu tidak normal,"




                                                       Page 43 of 121.
   39   40   41   42   43   44   45   46   47   48   49