Page 96 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 MARET 2020
P. 96
Title PEMPROV TAK INGIN TKI DARI MALAYSIA MENUMPUK DI KEPRI
Media Name cnnindonesia.com
Pub. Date 26 Maret 2020
https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200326194304-20-487288/pemprov -tak-
Page/URL
ingin-tki-dari-malaysia-menumpuk-di-kepri
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jakarta - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menginginkan tidak terjadi
penumpukan Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) yang dikembalikan dari Malaysia
melalui daerahnya akibat wabah corona ( Covid-19 ).
"Kami tak ingin ada penumpukan massa dalam jumlah besar, ditambah
keterbatasan daerah dalam menghadapi wabah Covid-19," kata Plt Gubernur Kepri
Isdianto, di Tanjungpinang, Kamis (26/3) seperti dilansir Antara .
Isdianto mengharapkan para TKI tersebut bisa langsung dipulangkan ke daerah
asal. Dia menegaskan sudah berkoordinasi dengan Kemendagri dan Konsulat
Jendral RI di Johor Baru agar semua pemulangan TKI ke daerah asal mulai teratasi.
Dia mengatakan Kemendagri sudah berkomunikasi ke Gubernur Riau untuk
membuka kembali jalur laut dari Kepri sehingga pemulangan secepatnya dilakukan.
Sebelum ini, lanjut Isdianto, Riau menutup semua kapal yang datang dari Kepri.
"Kita akan cocokkan kedatangan TKI dari luar negeri dan kepulangan langsung ke
daerah asal mereka," kata Isdianto.
Sehubungan dengan kepulangan ribuan TKI dari Malaysia melalui pelabuhan
internasional Tanjungpinang dan Karimun dalam sepekan terakhir ini. Isdianto
sudah meminta seluruh Bupati dan Wali Kota agar berkoordinasi dengan KSOP dan
Custom Immigration Quarantine Port (CIQP) untuk mengatur jadwal ketibaan kapal
dari Malaysia, dan jadwal keberangkatan kapal ke provinsi lainnya guna menghindari
penumpukan TKI di Kepri.
"Prosedur penerimaan pemulangan TKI tersebut tetap mengacu kepada protokol
Covid-19 yang telah ditetapkan oleh Pemerintah," tegas Isdianto.
Isdianto turut menyampaikan, untuk mendukung penanganan Covid-19 di
kabupaten/kota se-Kepri. Pemprov akan memberikan bantuan berupa Alat pelindung
Diri (APD), Rapid Test dan bantuan keuangan serta insentif atau bonus kepada
dokter, perawat dan petugas yang terlibat secara langsung dalam penanganan
Covid-19
"Untuk penanggulangan dan pencegahan penyebaran Covid-19. masyarakat diminta
tenang dan tidak panik serta senantiasa mengikuti imbauan pemerintah," ucap
Isdianto.
Page 95 of 121.

