Page 98 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 MARET 2020
P. 98
Title BERITA BAIK VIRUS CORONA: MENAKER AKAN ATUR PERLINDUNGAN DAN UPAH BURUH
SELAMA PANDEMI COVID-19
Media Name pikiran-rakyat.com
Pub. Date 26 Maret 2020
Page/URL https://www.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-01356724/berita-baik-virus- corona-
menaker-akan-atur-perlindungan-dan-upah-buruh-selama-pandemi-co vid-19
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Kementerian Ketenagakerjaan memberikan kebijakan perlindungan kepada pekerja
atau buruh dan kelangsungan usaha dalam rangka pencegahan penyebaran virus
corona atau COVID-19. Hal ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor M/3/HK.04/III
Tahun 2020 tentang Pelindungan Pekerja/Buruh dan Kelangsungan Usaha Dalam
Rangka Pencegahan dan Penanggulangan COVID-19.
Surat Edaran ini telah ditandatangani oleh Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah
pada Selasa 17 Maret 2020. Surat ini bertujuan untuk mendorong pimpinan usaha
segera membuat aturan yang dapat menekan penyebaran dan tetap menjalankan
usaha.
"Kita tetap mencegah penularan penyebaran virus (Covid-19) tapi usaha tetap
jalan," ujar Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono dalam
rilis BNPB.
Dalam surat edaran tersebut, pemerintah pun mengatur kebijakan hak perlindungan
dan pengupahan bagui buruh yang harus dijaga oleh pelaku usaha. Sebelumnya
pemerintah telah mengeluarkan kebijakan pembatasan kegiatan usaha secara tidak
langsung dan para pekerja diharuskan bekerja di rumah. Dengan
mempertimbangkan kelangsungan usaha dan upah pekerja dilakukan sesuai
kesepakatan antara pelaku usaha dan pekerja .
"Dalam hal ini pemerintah memberikan kelonggaran kepada pelaku usaha untuk
menjaga masalah besaran upah sesuai kesepakatan antara pelaku dan pekerja ,"
imbuh Susiwijono.
Pemerintah juga tengah menyiapkan berbagai kebijakan insentif dan stimulus
ekonomi bagi pelaku usaha dan para pekerja. Dalam surat edaran tersebut pun
terdapat pengupahan bagi pekerja yang dikategorikan sebagai Orang Dalam
Pemantauan (ODP) sehingga tidak dapat bekerja agar diberikan upah penuh.
Hal ini pun berlaku bagi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan pasien yang
dinyatakan terinfeksi virus corona.***.
Page 97 of 121.

