Page 62 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 04 MARET 2019
P. 62
terlampaui, maka dapat diperpanjang lagi untuk dua tahun berikutnya.
Namun harus melalui masa pembebasan kontrak selama sebulan. "Jadi siklus
pekerja kontrak, maksimal adalah lima tahun masa kerja," katanya.
Ketua Komite Tetap Ketenagakerjaan Kadin Indonesia sekaligus Ketua Tetap
Sertifikasi dan Kompetensi Apindo, Iftida Yasar, mengemukakan sebenarnya
pekerjaan alih daya ataupun paruh waktu dilakukan melalui sistem kerja sama
kedua belah secara business to business (b to b).
Misalnya perusahaan pemberi pekerjaan seperti antara pihak pelabuhan dengan
perusahaan penyedia jasa kontainer. "Setelah itu perusahaan penyedia jasa
outsourcing itu melakukan kontrak kerja dengan karyawannya sehingga kerja sama
ini melibatkan tiga pihak," katanya.
Sejumlah hal diatur di dalam sistem pekerjaan tersebut. Antara lain, jangka waktu
berakhirnya pekerjaan atau sistem yang diberlakukan bila nantinya perusahaan tidak
dapat berjalan seperti yang diharapkan, maka akan berakhir juga hubungan kerja.
Salah satu kasus PHK tenaga outsourcing yang berbuntut panjang dialami PT
Jakarta International Container Terminal (JICT) yang pada 31 Desember 2017,
mengakhiri kerjasama dengan perusahaan penyedia alih daya (outsourcing), PT
Empco. Hal itu menyebabkan 400 karyawan alih daya di bawah PT Empco harus
putus kontraknya.
PT JICT kemudian mengontrak karyawan alih daya baru di bawah PT Multi Tally
Indonesia yang memang keluar sebagai pemenang tender perusahaan penyedia alih
daya berikutnya.
Akibatnya para karyawan yang di bawah naungan PT Empco menolak pemutusan
hubungan kerja. Serikat Pekerja JICT (SPJICT) menuntut perekrutan karyawan alih
daya tersebut untuk menjadi karyawan tetap.
Page 61 of 142.

