Page 159 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 JULI 2020
P. 159
Judul Erick minta dukungan Menaker terkait bantuan kepada pekerja
Nama Media elshinta.com
Newstrend Kerjasama Kemenaker dan Kementerian BUMN
Halaman/URL https://www.elshinta.com/news/211419/2020/07/22/erick-minta-
dukungan-menaker-terkait-bantuan-kepada-pekerja
Jurnalis Ank/Sik
Tanggal 2020-07-22 15:37:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 7.500.000
News Value Rp 22.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Erick Thohir (Menteri BUMN) Selain fokus bekerja pada hari ini, saya mengharapkan
dukungan ibu Menaker Ida Fauziyah tentang bagaimana harus bersinergi pada 'tugas tambahan'
saya dengan Menaker (untuk) memastikan program-program yang bisa disinergikan bahwa
kesempatan pembukaan lapangan kerja dengan kondisi saat ini dan juga memastikan bantuan
kepada pekerja formal serta informal yang sekarang sangat membutuhkan karena kondisi
(COVID-19) ini sehingga kami harus menjadi satu paduan
positive - Erick Thohir (Menteri BUMN) Saya rasa dua hal sudah kami laksanakan dengan baik
Menaker, dan yang lebih besar harus kami laksanakan lagi. Mohon dukungan dari ibu Menaker
Ringkasan
Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir meminta dukungan dari Menteri Tenaga Kerja
Ida Fauziyah untuk meningkatkan lapangan kerja, serta bantuan kepada pekerja formal dan
informal yang terdampak Covid-19.
"Saya mengharapkan dukungan Ibu Menaker Ida Fauziyah tentang bagaimana harus bersinergi
pada tugas tambahan saya, memastikan program-program yang bisa disinergikan bahwa
kesempatan pembukaan lapangan kerja dengan kondisi saat ini," kata Erick di kantor
Kementerian Ketenagakerjaan, Rabu, 22 Juli 2020.
ERICK MINTA DUKUNGAN MENAKER TERKAIT BANTUAN KEPADA PEKERJA
- Menteri BUMN Erick Thohir sekaligus Ketua Pelaksana Komite Penanganan COVID-19 dan
Pemulihan Ekonomi Nasional meminta dukungan Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah terkait
kesempatan pembukaan lapangan kerja dan bantuan kepada pekerja formal serta informal yang
terdampak COVID-19.
158

