Page 178 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 JULI 2020
P. 178
DUA KEMENTERIAN TEKEN MOU PELATIHAN KERJA UNTUK PENYANDANG
DISABILITAS
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha , JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan
Ida Fauziyah dan Menteri BUMN Erick Thohir menandatangani nota kesepahaman bersama
(MoU) terkait Pelatihan Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja Penyandang Disabilitas , Rabu
(22/7/2020).
Menteri Ida mengatakan MoU ini diteken agar para penyandang disabilitas memperoleh hak-
haknya untuk bekerja atau memperoleh pekerjaan.
"Nota kesepahaman ini merupakan komitmen bersama antara kami Kementerian
Ketenagakerjaan dengan Kementerian BUMN untuk mewujudkan hak memperoleh pekerjaan
bagi penyandang disabilitas ," ujar Ida, Rabu (22/7/2020).
Ida juga menyatakan, MoU tersebut untuk mengamalkan sila kelima Pancasila yakni keadilan
sosial bagi seluruh rakyat Indonesia serta amanat UU No 8 Tahun 2016 tentang Penyandang
Disabilitas.
Dia mengatakan, MoU ini didorong untuk dilaksanakan pada masa pandemi Covid-19 karena
para penyandang disabilitas jauh mengalami kesulitan dibandingkan ketika kondisi normal.
"Kenapa kami mendorong MoU dilaksanakan pada hari ini? Karena dalam kondisi yang normal
saja teman-teman disabilitas mengalami kesulitan, apalagi dalam kondisi yang sulit seperti ini,"
kata dia.
Ke depan, Ida mengajak semua pihak untuk bergandengan tangan membantu para penyandang
disabilitas untuk mendapatkan hak-haknya.
Salah satunya dengan adanya penandatanganan kesepakatan bersama dengan seluruh
perusahaan yang dikelola oleh Kementerian BUMN .
"Kami sekali lagi mengajak semua, dan menggarisbawahi yang disampaikan pak menteri,
bergandengan tangan. Terutama teman-teman BUMN dan seluruh pimpinan perusahaan BUMN
untuk menandatangani komitmen kesepakatan bersama berikutnya," katanya.
"Kalau sekarang (baru) dengan pak menteri, saya berharap berikutnya ditindaklanjuti oleh
seluruh perusahaan yang dikelola oleh Kementerian BUMN ," imbuh Ida.
Plt Dirjen Bina Penta dan PKK Kementerian Ketenagakerjaan Aris Wahyudi sebelumnya
menjelaskan maksud dari MoU kedua belah pihak.
Yakni dalam rangka meningkatkan pemenuhan akses hak dan penghormatan penyandang
disabilitas melalui pelatihan kerja dan penempatan penyandang disabilitas di lingkungan BUMN
sesuai dengan kewenangan dan tanggung jawab masing-masing.
Ada lima ruang lingkup yang meliputi MoU tersebut.
Antara lain penyediaan data dan informasi layanan kerja, pencari kerja dan tenaga kerja
penyandang disabilitas ; pelatihan kerja bagi penyandang disabilitas ; penempatan tenaga
kerja.
Kemudian, dukungan program kewirausahaan dalam rangka perluasan dan percepatan kerja
bagi penyandang disabilitas ; serta pembinaan dan penegakan norma ketenagakerjaan bagi
penyandang disabilitas.
177

