Page 181 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 JULI 2020
P. 181

kerja penyandang disabilitas di lingkungan BUMN sesuai dengan kewenangan masing-masing.
              Hal  itu  merupakan  wujud  tanggung  jawab  pemerintah  terhadap  tenaga  kerja  penyandang
              disabilitas.

              "Memberikan kesempatan yang sama terhadap teman-teman berkebutuhan khusus merupakan
              amanat  Undang-undang.  Sudah  menjadi  tugas  kita  sebagai  bagian dari Negara  untuk  hadir
              memberikan  kesempatan  yang  sama,  memberikan  affirmative  action  untuk  teman-teman
              berkebutuhan khusus," ujar Menteri Erick Thohir dalam konferensi pers virtual, Rabu (22/7).
              Kementerian  BUMN  juga  diharapkan  memberikan  data  dan  informasi  lowongan  kerja,
              menyelenggarakan pelatihan kerja, serta memenuhi fasilitas pelatihan penyandang disabilitas.
              "Bentuk kolaborasi ini tentu perlu diatur sedemikian rupa untuk mewujudkan ekosistem dunia
              usaha yang baik antara  supply and demand  dari tenaga kerjanya," imbuh Erick.
              Selain itu, Erick menambahkan, perlindungan terhadap mereka diatur sesuai dengan ragam dan
              jenis  disabilitas,  antara  lain  berupa  penyediaan  aksesibilitas,  pemberian  alat  kerja,  dan  alat
              pelindung diri. Bahkan, jika ada penyandang disabilitas yang punya potensi berwirausaha, BUMN
              juga akan mendukung demi perluasan kesempatan kerja.

              "Yang pasti, akan ada perlakuan yang sama dengan rekan pekerja lainnya yang nondisabilitas,"
              ucapnya.

              Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah mengatakan, berdasarkan data dari Kementerian Tenaga
              Kerja  tahun  2019,  jumlah  tenaga  kerja  penyandang  disabilitas  di  BUMN  dan  swasta  terus
              mengalami peningkatan. Pada 2017 jumlah tenaga kerja difabel mencapai, 4.286 orang. Angka
              tersebut naik menjadi, 4.537 orang pada 2018.

              "Oleh  sebab  itu,  dalam  kesepahaman  ini,  Kementerian  Kenagakerjaan  akan  memfasilitasi
              pelatihan tenaga kerja penyandang disabilitas dan penempatannya sesuai kebutuhan BUMN.
              Jadi, akan disesuaikan dengan kebutuhan BUMN sebagai user," tuturnya.

              Editor : Estu Suryowati  Reporter : Romys Binekasri   .





































                                                           180
   176   177   178   179   180   181   182   183   184   185   186