Page 338 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 JULI 2020
P. 338

"Pekerja informal ini yang biasanya punya akses ke digital akan menjadi pekerja lepas yang
              mumpuni. Akan lebih banyak lagi pekerjaan-pekerjaan gig yang menarik ke depannya," ujarnya
              dalam acara peluncuran program  Grab  #TerusUsaha melalui Webinar, Selasa (21/7/2020).

              Riyadi menambahkan, untuk menghadapi tantangan persaingan ke depan, pekerja lepas harus
              masuk ke dunia digital. Selain itu, ia berpesan agar para gig workers memiliki rekening dan
              kerap belajar kepada pekerja lain yang telah sukses.

              Dalam kesempatan yang sama, hadir pula  Gubernur DIY  , Sri Sultan Hamengku Buwono X. Sri
              Sultan mengatakan frekuensi penggunaan platform digital yang akan datang mungkin cukup
              banyak kita lakukan. Ia menjelaskan, siklus ekonomi yang sering disebut dengan gig economy
              mempekerjakan para talenta profesional independen dalam kontrak jangka pendek.

              "Ketika pekerjaan dapat dilakukan kapan dan di mana saja, di sini pekerja memiliki kuasa atas
              waktu dan tempat kerjanya sehingga bisa lebih fleksibel," katanya.

              Sri  Sultan  menambahkan,  dari  sisi  e-company,  perusaahaan  dapat  memilih  berapa  banyak
              pekerja yang dibutuhkan dalam pekerjaan proyek tersebut. Perusahaan juga dapat menyeleksi
              skill  mana  yang  lebih  memberikan  keuntungan  dengan  menempatkan  pekerja  yang  tepat.
              Hasilnya akan lebih tepat tuju, tepat waktu, tepat biaya, dan tepat mutu.

              Ia  pun  memberi  catatan,  dengan  melihat  prospek  masa  depan  gig  economy  di  Indonesia,
              pemerintah harus membuat kebijakan yang menengahi kedua pihak, perusahaan dan pekerja.

              "Rekomendasi  berdasarkan  tingkat  urgensinya  perlu  regulasi  yang  melindungi  gig  workers
              dalam keselamatan kerja dan PHK, hak upah, dan pelatihan vokasional yang memadai untuk
              gig workers termasuk mitra kerja yang berstatus UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah),"
              tambahnya. (.










































                                                           337
   333   334   335   336   337   338   339   340   341   342   343