Page 61 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 JANUARI 2020
P. 61

Title          BURUH BAKAL TERUS LAKUKAN AKSI PENOLAKAN OMNIBUS LAW, INI ALASANNYA
               Media Name     merdeka.com
               Pub. Date      26 Januari 2020
                              https://www.merdeka.com/uang/buruh-bakal-terus-lakukan-aksi-penolakan- omnibus-
               Page/URL
                              law-ini-alasannya.html
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative












               Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyatakan akan
               terus melakukan aksi penolakan omnibus law cipta lapangan kerja, jika tuntutan
               buruh tidak didengar dan ditanggapi. Dia mengungkapkan, sebelum aksi pada 20
               Januari sebetulnya serikat buruh telah menggelar pertemuan dengan para menteri
               terkait. Namun tidak ada tindak lanjut sehingga aksi tetap dilakukan.


               "Jawaban dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Airlangga Hartarto)
               mewakili yang hadir pada waktu itu apa yang dikhawatirkan oleh buruh adalah tidak
               akan terjadi, beliau berjanji seperti itu, oleh karena itu beliau akan memfasilitasi
               pertemuan dengan vocal pointnya beliau menyebut adalah Menaker bu Ida," kata
               dia, di Kawasan Wahid Hasyim, Jakarta, Minggu (26/1).

               Namun rupanya, pertemuan tersebut tidak pernah terlaksana hingga saat ini. "Tapi
               sampai hari ini tidak pernah ada pertemuan yang dijanjikan oleh bapak Airlangga
               tersebut yang mengundang serikat buruh dengan vocal pointnya ibu Ida. Dengan
               demikian 6 alasan kami menolak omnibus law itu kami sampaikan dalam aksi KSPI
               20 Januari lalu ke DPR," ungkapnya.


               6 Tuntutan

               Adapun 6 tuntutan buruh yang dijadikan dasar untuk menolak omnibus law cipta
               lapangan kerja tersebut, di antaranya adanya kekhawatiran penghapusan aturan
               upah minimum karena sistem upah per jam. Kemudian alasan penolakan yang
               kedua, karena omnibus law tersebut dinilai dapat menghilangkan pesangon dengan
               memunculkan istilah unempoleyment benefits.

               "Ketiga adalah membolehkan outsorcing dan pekerja kontrak untuk semua jenis
               industri tanpa batasan, keempat adalah menggunakan tenaga kerja asing yang
               bebas termasuk unskill worker," ujarnya.

               Selanjutnya alasan kelima adalah dikhawatirkan akan menghilangkan jaminan
               pensiun dan jaminan kesehatan bagai buruh. "Dan keenam adalah menghilangkan
               sanksi pidana bagi pengusaha yang melanggar aturan ketenagakerjaan. Kami
               sampaikan itu," tutupnya.





                                                       Page 60 of 163.
   56   57   58   59   60   61   62   63   64   65   66