Page 66 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 JANUARI 2020
P. 66
Title KSPI SEBUT RUU OMNIBUS LAW BAKAL HAPUS UPAH MINIMUM
Media Name sindonews.com
Pub. Date 26 Januari 2020
https://nasional.sindonews.com/read/1507963/15/kspi-sebut-ruu-omnibus- law-bakal-
Page/URL
hapus-upah-minimum-1580040150
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyebut
Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law tentang Cipta Lapangan Kerja
berpotensi menghilangkan upah minimun pekerja, dan mengubahnya menjadi upah
per jam.
"Kami berpendapat setelah dikaji, ini akan menghapus sistem upah minimum yang
berlaku selama ini untuk para buruh yang bekerja satu tahun kebawah," ujar Said
Iqbal dalam diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/1/2020).
Dengan sistem upah per jam itu, dikhawatirkan justru akan membuat pengusaha
seenaknya terhadap buruh pekerja, khususnya soal keterlambatan pembayaran
upah. "Khawatirnya juga pengusaha, yang tidak bayar upah minimum enggak ada
hukuman. Orang terlambat bayar upah tidak ada yang dilakukan," jelasnya.
Selain menghapus sistem upah minimum, kata Said, Omnibus Law Cipta Lapangan
Kerja itu akan menghilangkan pesangon dengan memunculkan istilah
unemployment benefit. Tak hanya itu, jika Omnibus Law ini disahkan maka akan
membolehkan pekerja kontrak untuk masuk ke semua jenis industri tanpa batasan.
"Membolehkan outsourcing dan pekerja kontrak untuk semua jenis industri tanpa
batasan. Menggunakan tenaga kerja asing yang bebas, termasuk unskilled worker,"
tambahnya.
Selain itu, KSPI menolak RUU tersebut karena akan berpotensi menghilangkan
jaminan pensiun dan kesehatan jika dalam aturannya tidak menggunakan upah
minimun kerja, melainkan upah perjam. "Menghilangkan sanksi pidana pagi
pengusaha yang melanggar aturan ketenagakerjaan," tuturnya.
Page 65 of 163.

