Page 67 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 JANUARI 2020
P. 67
Title SOAL OMNIBUS LAW TENAGA KERJA, SERIKAT PEKERJA NGERASA JADI PELENGKAP
Media Name jawapos.com
Pub. Date 26 Januari 2020
https://www.jawapos.com/nasional/26/01/2020/soal-omnibus-law-tenaga-ke rja-serikat-
Page/URL
pekerja-ngerasa-jadi-pelengkap/
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN) Ristadi menyayangkan sikap
pemerintah yang tidak serius ketika membahas undang-undang (UU) terkait
ketenagakerjaan. Bahkan, dalam UU Omnibus Law Ketenagakerjaan pihaknya sama
sekali tidak diajak berdiskusi.
"Mari kami mencoba lihat sejarah gerakan serikat kerja, dari dulu setiap pemerintah
hendak mengeluarkan kebijakan-kebijakan UU, pimpinan serikat pekerja itu sering
tidak dilibatkan," ujar Ristadi dalam sebuah diskusi di kawasan Menteng, Jakarta,
Minggu (26/1).
Bukan sekali atau dua kali pihaknya melayangkan kritik kepada pemerintah. Bahkan,
kata Ristadi, saat diundang (untuk bahas Omnibus Law), yang sebetulnya belum
dibahas soal substansi apapun, tapi tiba-tiba ada berita serikat buruh setuju.
"Jadi seolah-olah serikat hanya sebagai pelengkap saja," jelasnya.
Ia pun mengaku kaget mengenai pernyataan Menteri Koordinator Bidang
Perekonomian Airlangga Hartarto terakit Draf Rancangan UU tersebut yang akan
dikirimkan pada Januari ini. Hal tersebut membuktikan bahwa seolah-olah
pemerintah tutup mata dengan para serikat pekerja.
"Sangat jelas kami seolah-olah diabaikan," tegas Ristadi.
Karena itu, ia meminta pemerintah untuk melakukan diskusi bersama-sama dalam
menyelesaikan permasalahan Omnibus Law, khususnya ketenagakerjaan. Tentunya
hal ini demi kebaikan dunia usaha di Indonesia.
"Yang kami kritisi itu kalau pemerintah mau menciptakan dunia usaha lewat
investasi, kita nggak keberatan, tapi jangan abaikan soal perlindungan dan
kesejahteraan pekerja. Jangan abaikan para pekerja," tambahnya.
Kemudian, Rustadi juga akan tegas dalam memberikan kritik dan masukan kepada
pemerintah. "Tentu saja kami akan kritisi kalau tidak bagus," pungkasnya.
Page 66 of 163.

