Page 70 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 JANUARI 2020
P. 70

Dia mengungkapkan, sejatinya para buruh setuju dengan adanya omnibus law yang
               bertujuan untuk menarik lebih banyak investasi. Salah satunya dengan perbaikan
               regulasi perizinan, masalah lahan dan aturan tumpang tindih lainnya.


               Namun, mereka menolak adanya omnibus cipta lapangan kerja yang dinilai
               merugikan kaum buruh dan pekerja.

               "Ya untuk kluster ketenagakerjaan kita minta didrop aja. Khususnya melakukan
               diskusi yang lebih panjang lagi," tegasnya.

               Sebelumnya, penolakan tersebut juga telah ditunjukan dengan adanya aksi pada 20
               Januari lalu. Said Iqbal menyebutkan aksi serupa akan terus dilakukan jika
               pemerintah tidak menggubris gugatan para buruh.

               "Kalau gak didengerin pasti berlanjut di tiap daerah nanti akan ada aksi lagi, tapi
               kita juga akan melakukan lobi-lobi dan diskusi-diskusi lagi," ujarnya.

               Aksi di tiap daerah, lanjutnya, tidak menutup kemungkinan akan berubah menjadi
               gerakan nasional.

               "Langkah gerakan ya aksi-aksi akan berlanjut mulai dari tingkat daerah ke tingkat
               nasional," tambahnya.

               Selain itu, dia menyatakan serikat buruh juga akan terus melakukan pendekatan
               dengan DPR agar tidak meloloskan omnibus law cipta lapangan kerja tersebut.

               "Melakukan lobi-lobi politik kepada DPR untuk meyakinkan DPR agar tidak
               membahas omnibus law kluster ketenagakerjaan yang merugikan buruh. Itu
               langkah-langkahnya," tutupnya.





































                                                       Page 69 of 163.
   65   66   67   68   69   70   71   72   73   74   75