Page 155 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 FEBRUARI 2020
P. 155
"Kami loyalis Presiden Jokowi tapi tidak hilang kiritisnya. Terbukti, walaupun
Presiden Komisaris BUMN, saya tetap memimpin buruh untuk turun ke jalan
mengkritisi Omnibus Law Cipta Kerja di DPR belum lama ini," tegasnya.
Andi yakin Presiden Jokowi dan Menaker Ida Fauziyah mendengar kegelisahan yang
disampaikan buruh dalam Omnibus Law Cipta Kerja.
"Saya yakin Pak Jokowi mengerti ini. Memahami kalau berbeda pendapat tidak
akan membuat kami bermusuhan. Tapi, jangan pernah meninggalkan buruh
Indonesia," tutur Andi.
Dalam kesempatan tersebut, pria yang juga menjadi pimpinan konfederasi buruh
ASEAN (ATUC) ini meminta doa dan dukungnya untuk berjuang di DPR melakukan
dialog dengan berbagai fraksi memecahkan masalah yang ada di Omnibus Law Cipta
Kerja.
"Kami bertarung gagasan nanti di parlemen. Berjuang sekuat-kuatnya di jalan tapi
tetap harus elegan," ucapnya.
Namun, kata Andi, jika terjadi deadlock juga di DPR, buruh dipastikan akan kembali
turun ke jalan.
Sementara itu, Menaker Ida memberikan apresiasinya kepada buruh terutama
KSPSI.
"Semoga di usia yang semakin matang ini, KSPSI tetap konsisten dalam
memperjuangkan dan menjadi garda terdepan membela kesejahteraan bagi para
pekerja di Indonesia," katanya.
Terkait Omnibus Law Cipta Kerja, kata Ida, pemerintah membuka seluas-luasnya
ruang diskusi. Selain itu juga diharapkan ada dialog-dialog konstruktif agar
ditemukan jalan keluarnya.
(chi/jpnn).
Page 154 of 223.

