Page 152 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 FEBRUARI 2020
P. 152
Title ISTANA SEBUT ATURAN UPAH DI OMNIBUS LAW AGAR INVESTOR TAK PERGI
Media Name tempo.co
Pub. Date 22 Februari 2020
https://nasional.tempo.co/read/1310623/istana-sebut-aturan-upah-di-omn ibus-law-agar-
Page/URL
investor-tak-pergi
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jakarta - Staf Khusus Presiden Joko Widodo atau Jokowi Bidang Hukum, Dini
Purwono, mengakui jika formula baru upah minimum dalam RUU Omnibus Law
Cipta Kerja ditujukan agar investor tak pergi.
Selama ini, ia menilai banyak pemodal yang kabur karena tingginya upah minimum
di Indonesia.
"Kalau dari para konsultan membandingkan negara-negara tetangga, suka tidak
suka UMR Indonesia jauh di atas rata-rata negara lain," kata Dini dalam diskusi di
Kantor Sekretariat Kabinet, di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat, 21
Februari 2020.
Dalam kondisi itu, Dini mengatakan banyak investor lebih melirik pada negara yang
memiliki biaya paling rendah. Alhasil, ia mengatakan investasi di Indonesia
menurun.
Jika dibiarkan, investor yang sudah ada juga bisa ikut pergi untuk mencari negara
yang lebih murah.
Dini mengatakan yang rugi juga masyarakat Indonesia karena lapangan pekerjaan
yang terbuka lewat para investor itu hilang.
"Enggak masuk hitungan ekonomi kalau cost tinggi . Gak bisa di- justify lagi,
ujung-ujungnya gulung tikar, yang rugi buruh pekerja," kata Dini.
Meski begitu, ia menegaskan skema baru ini tak akan mengurangi upah minimum
yang ada sekarang.
Presiden Jokowi telah meminta agar RUU ini bisa menggenjot investasi, tanpa harus
mengurangi upah minimum saat itu.
Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah sebelumnya mengatakan dalam RUU Omnibus
Law Cipta Kerja ini, skema perhitungan upah minimum memang diubah.
Page 151 of 223.

