Page 167 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 FEBRUARI 2020
P. 167
Title DILINDUNGI JAMSOSTEK, PEBULUTANGKIS INDONESIA DIHARAP LEBIH BERPRESTASI
Media Name fajar.co.id
Pub. Date 21 Februari 2020
https://fajar.co.id/2020/02/21/dilindungi-jamsostek-pebulutangkis-indo nesia-diharap-
Page/URL
lebih-berprestasi/
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
JAKARTA--Tim nasional bulutangkis Indonesia mendapat jaminan sosial yang
disediakan oleh BPJamsostek. Seluruh atlet pelatnas PBSI akan diberikan
perlindungan dua program yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian.
Para atlet yang rutin latihan setiap harinya dianggap memiliki resiko kecelakaan
dan cedera sehingga perlu mendapat jaminan sosial. Dengan adanya perlindungan
seperti ini diharapkan para atlet lebih nyaman dan fokus memberikan prestasi
untuk Indonesia.
Jaminan kecelakaan kerja dalam hal ini termasuk cedera yang dialami atlet ketika
latihan atau bertanding. Para atlet bisa menggunakan fasilitas berobat ke rumah
sakit rekanan, tanpa harus melewati jalur fasilitas kesehatan terbawah.
Misalnya langsung ke rumah sakit terdekat yang ingin dituju oleh PBSI.
Wakil Ketua Umum I/Ketua Harian PP PBSI Alex Tirta menerima secara simbolis
kartu kepersertaan atlet dari Kepala Kantor BPJamsostek Cabang Jakarta Ceger,
Dani Santoso, Kamis kemarin di Pelatnas Cipayung. Ganda campuran Rinov
Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari menjadi perwakilan atlet yang menerima kartu
kepesertaan.
"Program jaminan sosial ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus perlindungan
terhadap atlet. Menurut saya, program ini bagus sekali, bisa menjamin dan
melindungi atlet. Semoga dengan adanya program ini, atlet jadi lebih fokus ke
latihan dan pertandingan," kata Alex kepada Badmintonindonesia.org.
Dani mengatakan, salut dengan kepedulian PBSI terhadap para atlet. "Kami
memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PBSI yang telah mendukung penuh
progam pemerintah dan peduli dengan risoko-risiko yang mungkin saja terjadi
kepada para atletnya," ujar Dani.
Pitha sebagai perwakilan atlet berterima kasih atas program jaminan sosial yang
mereka terima. Pitha mengatakan bahwa program ini sangat bermanfaat dan
membantu atlet dalam hal jaminan kesehatan, karena kesehatan merupakan modal
utama bagi seorang atlet. (amr).
Page 166 of 223.

