Page 90 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 MARET 2020
P. 90

Title          SEKJEN OPSI: ADA SEMANGAT PERTUMBUHAN EKONOMI DALAM OMNIBUS LAW
               Media Name     rmol.id
               Pub. Date      19 Maret 2020
                              https://politik.rmol.id/read/2020/03/19/426210/sekjen-opsi-ada-semanga t-
               Page/URL
                              pertumbuhan-ekonomi-dalam-omnibus-law
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive










               Ada semangat pertumbuhan ekonomi di dalam Rancangan Undang-undang Cipta
               Kerja dan Perpajakan yang masuk ke dalam omnibus law.


               Sekretaris Jenderal Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI), Timboel Siregar
               menjelaskan, semangat yang mendasari lahirnya undang-undang cipta kerja adalah
               skala prioritas pertumbuhan ekonomi dan investasi. Fokus kemanusiaan pun kini
               bergeser menjadi pertumbuhan ekonomi meski belakangan menuai pro dan kontra.

               "Jadi memang cipta kerja ini kan kalau analisanya, jadinya bagaimana merespons
               situasi ekonomi yang semakin kompetitif dan adanya tuntutan ekonomis secara
               global," papar Timboel dalam keterangan tertulisnya, Kamis (19/3).

               Lebih lanjut, Timboel menjelaskan bahwa Indonesia membutuhkan pertumbuhan
               ekonomi nasional sebesar 6,6 % sampai 7%. Adanya pertumbuhan ini
               memungkinkan penyerapan tenaga kerja baru mencapai 2,6 juta sampai 3 juta
               orang per tahun.

               "Lima tahun pertama ini, rata rata hanya 2 juta lapangan kerja per tahun.
               Peningkatan lapangan kerja dibutuhkan untuk mengurangi tingkat pengangguran,"
               lanjut Timboel.

               Atas dasar itu, ia menilai Indonesia membutuhkan omnibus law. Hanya saja, RUU
               tersebut harus memiliki kajian akademik yang jelas. Beberapa yang disoroti adalah
               sisi formalnya, proses dari sisi materialnya, dan substansialnya.

               Baginya, pro dan kontra di masyarakat disebabkan adanya ketidakjelasan informasi
               yang beredar ke publik yang akhirnya menimbulkan simpang siur dan kebingungan.



















                                                       Page 89 of 101.
   85   86   87   88   89   90   91   92   93   94   95