Page 37 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 JUNI 2019
P. 37
Akibat tindakan Israel tersebut, Palestina mengalami penurunan tingkat partisipasi
kerja hingga mencapai 43,5% dan termasuk 10 terendah dari 189 negara di dunia.
"Indonesia mengecam keras aksi blokade Israel tersebut dimana telah
mengakibatkan krisis ekonomi dan ketenagakerjaan yang sangat parah," kata
Hasan.
Indonesia juga sangat prihatin atas laporan bahwa para pekerja Palestina di Israel
mengalami eksplotasi, pelecehan dan berbagai bentuk pelanggaran hak-hak
ketenagakerjaan, seperti kondisi tempat kerja yang sangat buruk, kecelakaan kerja,
dan pembayaran upah di bawah minimum.
"Untuk itu, Indonesia mendesak agar Israel menghormati dan
mengimplementasikan prinsip-prinsip fundamental dan hak-hak ketenagakerjaan
pekerja Palestina. Rakyat Palestina, terutama di wilayah Gaza, tentunya terpaksa
harus mencari kerja di Israel karena tidak ada pilihan lain mengingat tingkat
pengangguran yang sangat tinggi," kata Hasan.
Selain itu, Indonesia mendorong ILO untuk terus mendukung Palestina mencapai
kerja layak bagi semua, dan semua pihak terkait, termasuk para pekerja dan
pengusaha, perlu untuk memperkuat koordinasi dan dialog guna memastikan
perlindungan dan kesejahteraan para pekerja Palestina.
Dubes Hasan juga menegaskan kembali komitmen Pemerintah Indonesia untuk
terus memberikan dukungan bagi Palestina dalam berbagai program pengembangan
kapasitas.
Indonesia prihatin atas kondisi para pekerja dan kesempatan kerja di Palestina yang
semakin hari semakin memburuk akibat berlanjutnya pendudukan ilegal Israel atas
wilayah Palestina. Israel terus mengontrol mobilitas, keuangan dan perdagangan
warga Palestina.
"Oleh karena itu, Indonesia kembali menghimbau masyarakat internasional untuk
meningkatkan upaya bersama agar Israel segera menghentikan berbagai kebijakan
dan tindakannya yang tidak manusiawi, dan mengakhiri pendudukan ilegal nya atas
wilayah Palestina" kata Dubes Hasan seraya menegaskan bahwa Indonesia akan
selalu mendukung penuh perjuangan sah bangsa Palestina bagi berdirinya negara
Palestina yang merdeka, berdaulat dan demokratis dengan ibukota Jerusalem Timur
berdasarkan two-state solution.
Page 36 of 57.

