Page 37 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 MEI 2020
P. 37
"Sehingga sesuai dengan target grup sejak awal. Untuk tingkat pendidikan
mayoritas SMA sederajat," ujar Denni.
Masih berdasarkan survei yang sama, sebagian besar peserta menggunakan uang
insentif paska-pelatihan yang diberikan pemerintah sebesar Rp 600.000 di bulan
pertama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti untuk makan, transportasi,
dan kebutuhan lain.
Selain itu, peserta juga menggunakan uang insentif untuk modal usaha hingga
untuk mambayar cicilan kredit atau utang.
"Yang pertama, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari itu 90 persen, kemudian
sebanyak 25 persen untuk modal usaha karena sudah banyak yang mulai jualan
kue, pudding, dan lain-lain," kata dia.
"Kemudian ada juga yang menggunakan uang insentif untuk menabung itu
sebanyak 23 persen dan ada juga yang untuk membayar kredit atau utang 16
persen. Ini mereka bisa memilih lebih dari satu (opsi dalam survei)," tambahnya.
Denni mengatakan, saat ini sudah ada 300.000 orang yang telah mendapatkan
kucuran insentif paska pelatihan program Kartu Prakerja sebesar Rp 600.000.
Sehingga, total anggaran yang telah digelontorkan untuk insentif sebesar Rp 180
miliar.
Secara lebih rinci, Denni menjelaskan, hingga gelombang III terdapat 680.000
orang yang menjadi peserta program Kartu Prakerja. Dari jumlah tersebut,
sebanyak sebanyak 530.000 peserta telah melakukan transaksi pembelian insentif
dan 350.000 di antaranya telah menuntaskan pelatihannya.
Page 36 of 101.

