Page 75 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 MEI 2020
P. 75
Title GELOMBANG 4 PRA KERJA BELUM DIBUKA, BAGAIMANA NASIB 1,7 JUTA KORBAN PHK?
Media Name detik.com
Pub. Date 26 Mei 2020
https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/5028833/gelombang-4-pr a-kerja-belum-
Page/URL
dibuka-bagaimana-nasib-17-juta-korban-phk
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Project Management Officer (PMO/manajemen pelaksana) program Kartu Pra Kerja
belum membuka pendaftaran peserta gelombang keempat (4). Pasalnya, pihak PMO
masih mengevaluasi pelaksanaan peserta gelombang pertama hingga ketiga.
Sebanyak 1,7 juta orang korban pemutusan hubungan kerja (PHK) ini masuk dalam
data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) selama pandemi COVID-19.
Seluruh korban PHK ini rencananya menjadi prioritas peserta Kartu Pra Kerja
gelombang keempat. Belum dibukanya pendaftaran, lalu bagaimana nasib 1,7 juta
korban PHK?
Direktur Kemitraan dan Komunikasi PMO Kartu Pra Kerja, Panji Winanteya Ruky
mengatakan pihak komite tetap memberikan prioritas namun kepastian seluruh
kuota atau tidaknya masih menunggu evaluasi.
"Komite saat ini sedang mengevaluasi kebijakan dan pelaksanaan dari gelombang 1-
3 berdasarkan masukan dan pertimbangan dari lembaga pengawas pemerintah,"
kata Panji saat dihubungi detikcom, Jakarta, Selasa (26/5/2020).
Menurut Panji, pihak PMO juga masih menunggu kepastian data dari Kemenaker
khususnya yang menjadi korban PHK selama COVID-19. Sehingga, prioritas bagi
korban PHK masih menunggu.
"Ya tergantung pendaftarannya, kami tunggu pendaftaran calon peserta yang didata
kementerian," ujarnya.
Berdasarkan data Kemenaker pada 1 Mei 2020, setidaknya ada sekitar 1.722.958
karyawan yang terkena PHK. Untuk, pemerintah mendorong 1,7 juta orang ini
mendaftar program Kartu Pra Kerja.
Sebelumnya, Panji mengatakan dari 1,7 juta orang korban PHK ini hanya sekitar 100
ribu-an orang yang mendaftar.
"Sehingga memberikan kesempatan bagi para pekerja atau pencari kerja yang
didata Kemenaker sebesar 1,7 juta itu untuk mendaftar. Sehingga kami bisa
langsung istilahnya mengenali dan memprioritaskan mereka untuk gelombang 4,
mayoritas gelombang 4 kalau dari sana sudah mendaftar," kata Panji dalam video
conference, Senin (11/5/2020).
Page 74 of 101.

