Page 76 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 MEI 2020
P. 76
Title NEW NORMAL DITERAPKAN, GAJI KARYAWAN BAKAL UTUH LAGI?
Media Name detik.com
Pub. Date 26 Mei 2020
https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/5028973/new-normal-dit erapkan-gaji-
Page/URL
karyawan-bakal-utuh-lagi
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jakarta - Kementerian Kesehatan telah menerbitkan skenario new normal di
tengah krisis pandemi COVID-19. Skenario new normal ini berlaku khusus untuk
pelaku usaha dan karyawan. Dengan demikian, bisnis diizinkan berjalan kembali
namun tetap harus mengedepankan pencegahan penyebaran COVID-19.
Bisnis yang berjalan kembali tentu memberi kesempatan bagi para pelaku usaha
untuk meraup pendapatan dan keuntungan seperti sedia kala. Lalu, bagaimana
dengan karyawan? Apakah otomatis bakal menerima gaji utuh seperti sebelumnya?
Menurut Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja
Kamdani soal gaji karyawan tentu wewenangnya dikembalikan kepada masing-
masing pelaku usaha tersebut. Dilihat pula dari seberapa besar dampak yang
ditanggung pelaku usaha tersebut.
"itu kan tergantung perusahaan masing-masing ya, kita tidak bisa menggeneralisir,
jadi tergantung kemampuan perusahaan," kata Shinta kepada detikcom , Selasa
(26/5/2020).
Salah satunya untuk lini bisnis perhotelan, katanya, untuk lini bisnis ini tentu perlu
penyesuaian yang cukup lama. Sebab tak mungkin begitu new normal, orang
langsung berbondong-bondong mengisi hotel seperti sebelumnya.
"Walaupun new normal misalnya hotel, dia tidak mungkin mendapatkan okupansi
yang cukup, pasti karyawan yang dirumahkan itu saya rasa tidak mungkin
dipekerjakan kembali seluruhnya, jadi ini tergantung daripada perusahaannya,
jenisnya seperti apa, apakah pendapatnya bisa masuk kembali, seperti hotel sih
akan makan waktu cukup lama jadi tidak mungkin itu bisa dilakukan," terangnya.
Sebagaimana diketahui, sejak diserang pandemi tak sedikit pekerja di Indonesia
terpaksa dirumahkan (tanpa gaji) hingga terkena Pemutusan Hubungan Kerja
(PHK).
Berdasarkan data terakhir Kementerian Ketenagakerjaan per 1 Mei 2020 lalu, total
pekerja/buruh/tenaga kerja yang dirumahkan dan kena PHK naik menjadi sekitar
1,7 juta orang. Di mana, sebanyak 1.032.160 pekerja di antaranya berasal dari
sektor formal dan 314.833 pekerja lainnya berasal dari sektor informal. Adapun
jumlah pekerja yang dirumahkan mencapai 1.347.793, sedangkan yang di-PHK
mencapai 375.165 pekerja. (fdl/fdl)
Page 75 of 101.

