Page 79 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 MEI 2020
P. 79
Title KEMENAKER VALIDASI 1,7 JUTA DATA PEKERJA YANG TERKENA PHK SELAMA PANDEMI
COVID-19
Media Name kontan.co.id
Pub. Date 26 Mei 2020
Page/URL https://nasional.kontan.co.id/news/kemenaker-validasi-17-juta-data-pek erja-yang-
terkena-phk-selama-pandemi-covid-19
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) telah mendata jumlah pekerja yang
tidak lagi bekerja akibat pandemi virus corona (Covid-19). Hingga kini, Kemnaker
telah mendata 1,7 juta orang yang tidak bekerja akibat pandemi corona. Jumlah
data pekerja yang terdampak pandemi terbagi dalam beberapa kriteria. Yakni,
pekerja formal yang di-PHK sebanyak 375.165 pekerja, pekerja formal yang
dirumahkan sebanyak 1.032.960 pekerja, ditambah lagi pekerja informal yang
terdampak corona yang sebanyak 314.833 orang.
Sehingga total ada 1.722.958 orang yang terdata tidak lagi bekerja lantaran
pandemi corona (Covid-19). Data 1,7 juta orang tersebut merupakan data yang
sudah diverifikasi atau clear and clear oleh Kemenaker. Kepala Biro Humas
Kemenaker, Soes Hindharno menuturkan bahwa sampai saat ini terus dilalukan
proses verifikasi atau validasi data. Tercatat ada masih ada 1,2 juta orang atau data
yang masih diverifikasi.
"Data 1,7 itu sudah clear and clear, sedangkan ada 1,2 juta masih proses verifikasi.
Ada yang double nama, tidak ada NIK, KTP, tidak ada nomor handphone dan
lainnya," kata Soes Hindharno saat dihubungi Kontan.co.id, Selasa (26/5).
Sebelumnya, Kontan.co.id memberitakan bahwa pemerintah melakukan antisipasi
guna mengatasi jumlah pekerja yang terkena PHK atau dirumahkan. Langkah
tersebut mulai dari stimulus ke pekerja untuk tidak melakukan PHK terhadap
karyawannya, menyiapkan program keringanan bagi pekerja sektor formal antara
lain berupa insentif pajak, rencana relaksasi pembayaran iuran BPJS
Ketenagakerjaan, pembayaran pinjaman atau kredit dan berbagai skema program
lainnya.
Bagi para pekerja di sektor informal, pemerintah juga telah menyiapkan program
jaring pengaman sosial dengan memberikan prioritas pemberian bantuan untuk
pekerja yang masuk daam kategori miskin dan kelompok rentan. Lantas program
kartu prakerja bagi pekerja korban PHK atau yang dirumahkan dengan tanpa
dibayar. Selain itu pihaknya juga mengupayakan pelatihan di Balai Latihan Kerja
(BLK) bagi pekerja untuk menghasilkan produk penanganan dampak Covid-19.
Page 78 of 101.

