Page 80 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 MEI 2020
P. 80
Title PENGEMBANG PROPERTI SENTUL CITY LAKUKAN PHK
Media Name kontan.co.id
Pub. Date 26 Mei 2020
Page/URL https://investasi.kontan.co.id/news/pengembang-properti-sentul-city-la kukan-phk
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Emiten pengembang properti PT Sentul City Tbk (BKSL) melakukan pemutusan
hubungan kerja (PHK) terkadap karyawannya. Ini dilakukan karena perusahaan
menghentikan beberapa proyek karena bisnis tidak jalan akibat penyebaran virus
corona.
Berdasarkan keterbukaan informasi BEI, Selasa (26/5) manajemen menyatakan
bahwa dampak ekonomi dari Covid-19 juga telah membuat BKSL melakukan
pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap pegawainya.
Sejak Januari 2020, BKSL telah melakukan PHK kepada 20 karyawan, baik karyawan
tetap maupun tidak tetap. Di luar karyawan yang di-PHK, ada 89 karyawan
terdampak dengan status lainnya, seperti terkena pemotongan gaji dan lain-lain.
Alhasil, jumlah pegawai Sentul City saat ini adalah sebanyak 180 orang, dari
sebelumnya 189 orang pada akhir Desember 2019. Ini karena BKSL menghentikan
operasional sebagian bisnisnya maupun anak usahanya.
Pertama, penghentian Hotel Neo+ dan Taman Budaya yang dikelola oleh PT
Gunung Geulis Elok Abadi (GGEA). Kedua, pembatasan Hotel Alana yang berlokasi di
Sentul City. Ketiga, penghentian event organizer yang dikelola PT Jaya Selaras
Gemilang (JSG).
Keempat, pembatasan penjualan properti di Sentul City (SC), Bukit Jonggol Asri
(BJA), Gazelle Indonesia (GI), dan Sentul PP Properti (SPP). Kelima, pembatasan
penjualan properti di Natura City Developments (NCD) yang berlokasi di Serpong.
Kinerja Merosot
Pembatasan operasional ini berlangsung lebih dari tiga bulan. Padahal, kontribusi
pendapatan dari operasional yang dihentikan tersebut mencapai lebih dari 75%
pada 2019.
Oleh karena itu, BKSL memperkirakan, total pendapatan sepanjang kuartal I-2020
ini turun 51%-75%. Sementara itu, laba bersihnya berpotensi merosot lebih dari
75% year on year (yoy).
Page 79 of 101.

