Page 38 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 OKTOBER 2019
P. 38
1. DI Yogyakarta, UMP 2019 sebesar Rp 1.570.922 per bulan naik menjadi Rp
1.704.607 di 2020
2. Jawa Tengah, UMP 2019 sebesar Rp 1.605.396 per bulan naik menjadi Rp
1.742.015 di 2020
3. Jawa Timur, UMP 2019 sebesar Rp 1.630.059,05 per bulan naik menjadi Rp
1.768.777 di 2020
4. Jawa Barat, UMP 2019 sebesar Rp 1.668.372,83 per bulan naik menjadi Rp
1.810.350 di 2020
5. Nusa Tenggara Barat, UMP 2019 sebesar Rp 2.012.610 per bulan naik menjadi Rp
2.183.883 di 2020
Naik 8,51 Persen, UMP 2020 Diumumkan Serentak 1 November
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah menetapkan kenaikan Upah
Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2020 sebesar
8,51 persen. Kenaikan ini berdasarkan data inflasi nasional dan pertumbuhan
ekonomi nasional 2019.
Dalam Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan Nomor Tahun 2015 tentang
Pengupahan. Dalam PP ini, diatur sejumlah hal, antara lain, pertama, Gubernur
wajib menetapkan UMP Tahun 2020. Kedua, Gubernur menetapkan UMP dengan
memperhatikan rekomendasi Dewan Pengupahan Provinsi.
"Ketiga, bagi provinsi yang masa jabatan Dewan Pengupahan Provinsinya telah
berakhir, Gubernur agar membentuk Depeprov yang baru," bunyi SE Menteri
Ketenagakerjaan seperti yang diterima Liputan6.com di Jakarta, Kamis
(17/10/2019).
Keempat, UMP Tahun 2020 ditetapkan dan diumumkan oleh masing-masing
Gubernur secara serentak pada 1 November 2019.
Kelima, Gubernur dapat (tidak wajib) menetapkan UMK untuk Kabupaten/Kota
tertentu (yang mampu membayar upah minimum provinsi lebih tinggi dari UMP).
Keenam, UMK Tahun 2020 ditetapkan dan diumumkan selambat-lambatnya pada 21
November 2019.
"UMP dan UMK yang telah ditetapkan oleh Gubernur sebagaimana tersebut di atas
berlaku terhitung mulai tanggal 1 Januari 2020," kata SE tersebut.
Page 37 of 92.

