Page 66 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 OKTOBER 2019
P. 66
Title KADO MANIS DARI JOKOWI, UMP 2020 NAIK 8,51 PERSEN
Media Name suara.com
Pub. Date 17 Oktober 2019
https://www.suara.com/bisnis/2019/10/17/153044/kado-manis-dari-jokowi- ump-2020-
Page/URL
naik-851-persen
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menetapkan kenaikan Upah Minimum
Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten (UMK) sebesar 8,51 persen. Kenaikan
UMP itu akan diumumkan serentak pada 1 November 2019 dan diberlakukan pada
tahun 2020. Kenaikan UMP dan UMK tersebut dikutip dari Surat Edaran (SE) Menteri
Ketenagakerjaan Nomor B-m/308/HI.01.00/X/2019 tanggal 15 Oktober 2019
tentang Penyampaian Data Tingkat Inflasi Nasional dan Pertumbuhan Produk
Domestik Bruto Tahun 2019.
"UMP tahun 2020 ditetapkan dan diumumkan oleh masing-masing Gubernur secara
serentak pada tanggal 1 November 2019," isi surat edaran Menaker. Adapun
pertimbangan kenaikan UMP dan UMK dihitung berdasarkan inflasi di setiap daerah
dan pertumbuhan ekonomi nasional.
"Inflasi nasional 3,39 persen, pertumbuhan ekonomi nasional 5,12 persen. Dengan
demikian, kenaikan UMP dan UMK 2020 yaitu 8,51 persen," tulis surat edaran yang
ditandatangani Menaker Hanif Dhakiri.
Dalam surat edaran tersebut, Menaker meminta daerah yang UMP dan UMK di
bawah nilai kebutuhan hidup layak (KHL), wajib menyesuaikan upah minimumnya.
Berdasarkan surat edaran itu, terdapat tujuh provinsi yang harus menyesuaikan
UMP dan UMK, yaitu Kalimantan Tengah, Gorontalo, Sulawesi Barat, Nusa Tenggara
Timur, Papua Barat, Maluku, dan Maluku Utara.
Page 65 of 92.

