Page 61 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 OKTOBER 2019
P. 61
Title UMP 2020 NAIK 8,51%, DARI MANA RUMUSNYA?
Media Name detik.com
Pub. Date 17 Oktober 2019
https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/4749525/ump-2020-naik- 851-dari-
Page/URL
mana-rumusnya
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jakarta - Kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2020 diputuskan sebesar 8,51%.
Angka tersebut ditetapkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).
Kenaikan tersebut dilakukan atas perhitungan tertentu. Lantas, dari mana angka
kenaikan UMP 2020 didapat? Aspek-aspek yang dihitung untuk menetapkan
kenaikan upah tahun depan adalah upah minimum tahun berjalan (UMt), inflasi
yang dihitung dari periode September tahun yang lalu sampai dengan periode
September tahun berjalan (INFLASIt), serta pertumbuhan Produk Domestik Bruto
atau PDB yang dihitung dari pertumbuhan PDB yang mencakup periode kuartal l dan
IV tahun sebelumnya dan periode kuartal I dan II tahun berjalan ([?] PDBt).
Rumus yang dipakai adalah UMt+{UMt, x (INFLASIt + % [?] PDBt )}. Dari situ akan
diperoleh besaran upah minimum yang akan ditetapkan (UMn).
Data inflasi nasional dan pertumbuhan ekonomi nasional (pertumbuhan PDB) yang
digunakan untuk menghitung UMP 2020 bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS).
Berdasarkan Surat Kepala BPS RI Nomor B-246/BPS/1000/10/2019 tanggal 2
Oktober 2019, inflasi nasional sebesar 3,39%, pertumbuhan PDB sebesar 5,12%.
Dengan menggunakan rumus di atas, kenaikan UMP 2020 akan didapatkan angka
yaitu 8,51%.
Ada pengecualian, yaitu berdasarkan Pasal 63 PP No 78 Tahun 2015 tentang
Pengupahan, bagi daerah yang upah minimumnya pada 2015 masih di bawah nilai
kebutuhan hidup layak (KHL), wajib menyesuaikan upah minimumnya sama dengan
KHL paling lambat pada penetapan upah minimum 2020.
Terdapat 7 provinsi yang harus menyesuaikan UMP sama dengan KHL, yaitu
Kalimantan Tengah, Gorontalo, Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Timur, Rapua Barat,
Maluku, Maluku Utara.
(toy/fdl) ump ump 2020 upah minimum provinsi upah minimum upah buruh.
Page 60 of 92.

