Page 12 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2020
P. 12

Ancam Demo  Di sisi lain, KSPI berencana akan menggelar demo besar-besaran usai keluar dari
              tim teknis yang membahas Omnibus Law RUU Cipta Kerja.


              "Saat ini KSPI sedang mengkonsolidasikan kaum buruh untuk melakukan aksi besar-besaran di
              seluruh wilayah Indonesia yang rencananya akan digelar serentak pada awal Agustus 2020,"
              ujar Said.

              Said mengatakan, aksi tersebut akan diikuti ratusan ribu buruh dari seluruh Indonesia.


              Untuk wilayah Jabodetabek, aksi akan dipusatkan di gedung DPR/MPR RI. Sedangkan di daerah,
              dipusatkan di masing-masing kantor gubernur maupun DPRD provinsi.

              Ia menambahkan, sejauh ini daerah yang sudah siap menggelar aksi, antara lain Banten, Jawa
              Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, Kepulauan Riau, Bengkulu, Aceh, Gorontalo, hingga
              Kalimantan Selatan.


              "Kemudian juga dilakukan di provinsi-provinsi lain," kata dia.

              Bukan Gertak Sambal  Said juga menegaskan rencana aksi demonstrasi pada awal Agustus 2020
              bukan sekadar gertakan kepada pemerintah.

              "Bagi KSPI, aksi selama ini yang kita lakukan (membuktikan) bukan aksi gertak sambal," tegas
              Said.

              Said menjelaskan, terdapat dua tuntutan yang diusung dalam aksi tersebut.

              Pertama,  hentikan  pembahasan  Omnibus  Law  RUU  Cipta  Kerja,  khususnya  klaster
              ketenagakerjaan dan meminta pemerintah mengalihkan fokus terhadap penanganan Covid-19.

              Kedua, menolak adanya PHK massal yang terjadi di masa mendatang.

              Said  menuturkan,  rencana  aksi  tersebut  juga  sebagai  reaksi  atas  tim  teknis  bentukan
              Kementerian Ketenagakerjaan.

              Pasalnya, kata dia, tim teknis tersebut disinyalir tidak bisa menyelesaikan persoalan yang ada.
              Terutama berkaitan dengan aspirasi kalangan buruh.

              "Itu artinya ruang partisipasi, dialog, tertutup. Sehingga KSPI mengambil sikap kembali pada
              aksi jalanan," kata dia.


              Dia menambahkan, bahwa keputusan aksi tersebut merupakan pilihan terakhir setelah strategi
              konsep dan lobi gagal membuat RUU Cipta Kerja dihentikan.


              "Aksi  adalah  pilihan  strategi  karena  kita  menerapkan  konsep,  lobi,  dan  aksi.  Konsep  sudah
              dilakukan, lobi sudah dilakukan dan ternyata mental, tinggal satu pilihan, adalah aksi," ungkap
              dia..









                                                           11
   7   8   9   10   11   12   13   14   15   16   17