Page 9 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2020
P. 9

negative - Said Iqbal (Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia) Berdasarkan 4 alasan di
              atas, kami dari KSPI, KSPSI AGN, dan FSP Kahutindo keluar dan mengundurkan diri dari tim
              teknis Omnibus Law RUU Cipta Kerja Klaster Ketenagakerjaan

              positive  -  Said  Iqbal  (Presiden  Konfederasi  Serikat  Pekerja  Indonesia)  Saat  ini  KSPI  sedang
              mengkonsolidasikan  kaum  buruh  untuk  melakukan  aksi  besar-besaran  di  seluruh  wilayah
              Indonesia yang rencananya akan digelar serentak pada awal Agustus 2020

              neutral - Said Iqbal (Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia) Kemudian juga dilakukan
              di provinsi-provinsi lain

              positive - Said Iqbal (Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia) Bagi KSPI, aksi selama ini
              yang kita lakukan (membuktikan) bukan aksi gertak sambal

              neutral  -  Said  Iqbal  (Presiden  Konfederasi  Serikat  Pekerja  Indonesia)  Itu  artinya  ruang
              partisipasi, dialog, tertutup. Sehingga KSPI mengambil sikap kembali pada aksi jalanan


              positive - Said Iqbal (Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia) Aksi adalah pilihan strategi
              karena kita menerapkan konsep, lobi, dan aksi. Konsep sudah dilakukan, lobi sudah dilakukan
              dan ternyata mental, tinggal satu pilihan, adalah aksi




              Ringkasan

              Sejumlah konfederasi dan serikat  buruh  memutuskan mengundurkan diri dari tim teknis yang
              membahas  Omnibus Law  Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja dalam unsur tripartit.

              Keluarnya  kalangan  buruh  dari  tim  teknis  yang  dibentuk  Kementerian  Ketenagakerjaan  itu
              disinyalir karena arogansi Asosiasi Penguasaha Indonesia (Apindo) dan Kamar Dagang Industri
              (Kadin).



              KELUARNYA BURUH DARI TIM TEKNIS OMNIBUS LAW DAN ANCAMAN DEMO
              BESAR

              JAKARTA,  - Sejumlah konfederasi dan serikat  buruh  memutuskan mengundurkan diri dari tim
              teknis yang membahas  Omnibus Law  Rancangan Undang-undang (RUU) Cipta Kerja dalam
              unsur tripartit.

              Keluarnya  kalangan  buruh  dari  tim  teknis  yang  dibentuk  Kementerian  Ketenagakerjaan  itu
              disinyalir karena arogansi Apindo maupun Kadin.

              "Unsur  Apindo/Kadin  dengan  arogan  mengembalikan  konsep  RUU  usulan  dari  unsur  serikat
              pekerja dan tidak mau meyerahkan usulan konsep Apindo/Kadin secara tertulis," ujar Presiden
              Konfederasi  Serikat  Pekerja  Indonesia  (    KSPI    )  dalam  keterangan  tertulis  yang  diterima
              Kompas.com, Selasa (14/7/2020).






                                                            8
   4   5   6   7   8   9   10   11   12   13   14