Page 210 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2020
P. 210

dari target awal karena adanya evaluasi dari pemerintah dan pihak pelaksana.  Setelah dilakukan
              evaluasi, diputuskan kini kriteria penerima manfaat  Kartu Pra Kerja  akan semakin diperketat.



              PENDAFTARAN KARTU PRA KERJA AKAN DIBUKA PEKAN KE-3 ATAU KE-4 JULI
              2020, KRITERIA PESERTA DIPERKETAT
              Pendaftaran  Kartu Pra Kerja  gelombang 4 akan segera dibuka pada pekan ketiga atau keempat
              bulan Juli 2020.

              Sebagaimana diketahui, pelaksanaan  Kartu Pra Kerja  gelombang 4 mundur dari target awal
              karena adanya evaluasi dari pemerintah dan pihak pelaksana.

              Setelah dilakukan evaluasi, diputuskan kini kriteria penerima manfaat  Kartu Pra Kerja  akan
              semakin diperketat.

              Mengingat pada pelaksanaan batch sebelumnya ditemukan beberapa peserta yang tidak tepat
              sasaran.

              Prioritas kepesertaan  Kartu Pra Kerja  saat ini adalah pekerja/buruh yang dirumahkan, dan
              pelaku usaha mikro dan kecil yang terdampak pandemi virus corona (Covid-19).

              Sementara pejabat negara atau ASN tidak diperkenankan mengikuti program unggulan Presiden
              Joko Widodo (Jokowi) saat kampanye ini.

              Ketua  Tim  Pelaksana  Komite  Cipta  Kerja,    Rudy  Salahuddin    menyebutkan  ada  sejumlah
              peraturan baru mengenai pelaksanaan  Kartu Pra Kerja  .
              Di antaranya peserta  Kartu Pra Kerja  gelombang pertama, kedua, dan ketiga yang ternyata
              tidak sesuai 'ketentuan', wajib mengembalikan uang insentif yang telah diterima.

              Selain itu, akan ada tindakan hukum bagi peserta yang kedapatan memalsukan identitas atau
              data diri.

              Peraturan baru tersebuut tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 76 Tahun 2020.
              "Lalu terkait dengan ketentuan pengembalian biaya bantuan yang diterima bagi peserta yang
              tidak ditemukan dan tidak memenuhi persyaratan, ini juga kami masukkan ke dalam ketentuan
              yang baru di dalam Perpres Nomor 76 Tahun 2020."  "Tindakan hukum bagi yang melakukan
              pemalsuan identitas dan/ data diri, ini juga kami masukan ke dalam aturan yang baru," ujar
              Rudy Salahuddin dalam video yang diunggah kanal  YouTube Kompastv  , Selasa (14/7/2020).

              Sementara itu, sebelumnya pelaksanaan  Kartu Pra Kerja  mendapatkan kritikan dari sejumlah
              pihak.

              Di  antaranya  Wakil  Direktur  Lembaga  Peneliti  Institute  for  Development  of  Economics  and
              Finance (INDEF) Eko Listiyanto.

              Menurut Eko Listiyanto, program  Kartu Pra Kerja  belum bisa menjawab tantangan terhadap
              peningkatan angka pengangguran yang terjadi saat ini.

              "Sebetulnya    Kartu  Pra  Kerja    belum  bisa  menjawab  tantangan  terhadap  peningkatan
              pengangguran  yang  terjadi  saat  ini."    "Bagaimanapun  secara  ekonomi  kita  belum  bergerak
              secara normal. Industri masih dibatasi, semuanyakan masih terbatas," terang Eko Listiyanto
              dalam video yang diunggah kanal  YouTube Kompastv  , Senin (13/6/2020).


                                                           209
   205   206   207   208   209   210   211   212   213   214   215