Page 215 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2020
P. 215
Salah satunya, peserta harus memberikan ulasan dan peringkat (rating) terhadap pelatihan yang
telah diikuti. "Misal rating 4 lalu berikan ulasan seperti tentang infrastruktur atau lainnya. Kalau
jelek, rating-nya 1," kata Denni dalam konferensi pers di kantornya, Senin (13/7).
Menurutnya, evaluasi atas pelatihaan tersebut dinilai bermanfaat bagi Manajemen Pelaksana
dan peserta kartu prakerja lain dalam memilih pelatihan. Pasalnya, langkah ini merupakan cara
evaluasi tercepat.
Berikutnya, ulasan dan rating tersebut harus diterima Manajemen Pelaksana dari digital platform
serta sertifikat bukti penyelesaian dari peserta pelatihan. Manajemen Pelaksana dapat
mengecek hal tersebut dari sistem informasi yang dibangun oleh digital platform.
Selanjutnya, peserta kartu prakerja perlu memastikan rekening bank atau e-wallet yang
ditautkan sebagai tujuan pengiriman insentif kartu prakerja masih aktif selama enam bulan
terakhir.
Selain itu, NIK yang didaftarkan pada rekening harus sama dengan NIK yang didaftarkan saat
mengikuti program kartu prakerja.
Adapun bagi peserta yang menggunakan e-wallet diharuskan mengupgrade Know Your
Customer (KYC). Langkah ini perlu dilakukan guna memastikan penerima insentif merupakan
orang yang sesuai dengan identitas saat mendaftar.
Tidak hanya itu, nomor ponsel pada e-wallet tidak boleh berubah sampai enam bulan
mendatang. "Karena insentifnya ditransfer selama 4 bulan berturut-turut dan masih ada survei
yang dilakukan sampai 6 bulan ke depan," kata dia.
Manajemen Pelaksana telah mencairkan insentif kartu prakerja kepada 476.000 peserta dari
total 680.000 peserta penerima manfaat. Proses pengiriman insentif tersebut selalu dilakukan
setiap hari kepada peserta yang sudah melengkapi persyaratan di atas.
"Yang sudah menyelesaikan pelatihan 495.000, sedangkan yang sudah mendapatkan insentif
476.000," kata Denni.
Pemerintah akan kembali membuka pendaftaran kartu prakerja gelombang 4 pada akhir Juli
2020, dengan jumlah kuota sebanyak 500 ribu peserta atau meningkat dari kuota gelombang
sebelumnya sebanyak 300 ribu orang.
"Kami berharap batch 4 dapat segera dibuka akhir Juli mudah-mudahan dengan kuota sampai
500 ribu orang peserta," kata Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian,
Susiwijono Moegiarso di kantornya, Jakarta, Senin (13/7).
Dia menjelaskan bahwa pendafatara kartu prakerja gelombang 4 akan diprioritaskan untuk
pekerja yang terdampak pandemi Covid-19 sesuai data whitelist Kementerian Ketenagakerjaan
(Kemenaker) yang dikumpulkan bersama BPJS Ketenagakerjaan.
Nantinya pendaftaran gelombang 4 kartu prakerja akan dibuka setelah Manajemen Pelaksana
memperoleh hasil verifikasi pembayaran lembaga pelatihan untuk pelaksanaan gelombang 1
hingga gelombang 3..
214

