Page 221 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2020
P. 221
Judul Kecewa, Serikat Buruh Mundur dari Tim Teknis RUU Cipta Kerja
Nama Media cnnindonesia.com
Newstrend Omnibus Law
Halaman/URL https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20200714111139-92-
524407/kecewa-serikat-buruh-mundur-dari-tim-teknis-ruu-cipta-kerja
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-07-14 11:11:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
negative - Said Iqbal (Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia) KSPSI AGN, KSPI, dan
FSP Kahutindo memutuskan untuk keluar dan mengundurkan diri dari tim teknis RUU (Cipta
Kerja)
positive - Said Iqbal (Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia) Jika hanya sekedar
mendengarkan masukan dan ngobrol-ngobrol saja, secara resmi kami sudah menyampaikan
masukan berupa konsep RUU secara tertulis kepada pemerintah dan Apindo/KADIN, tetapi
kemudian secara arogan konsep serikat pekerja dikembalikan
negative - Said Iqbal (Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia) Dugaan ini hanya jebakan
dan alat untuk mendapatkan legitimasi dari buruh. Karena tidak mungkin membahas pasal-pasal
yang sedemikian berat hanya dalam 4-5 kali pertemuan
neutral - Mirah Sumirat (Presiden ASPEK Indonesia) Padahal faktanya, tim teknis tersebut tidak
melakukan pembahasan pasal per pasal yang selama ini menjadi keinginan dari serikat pekerja.
Pemerintah telah tersandera oleh kepentingan pemodal atau investor
positive - Mirah Sumirat (Presiden ASPEK Indonesia) Jika Pemerintah, pengusaha, dan DPR tetap
memaksakan untuk meloloskan RUU Cipta Kerja tanpa peduli dengan penolakan serikat pekerja,
maka ASPEK Indonesia bersama KSPI dan MPBI akan melakukan aksi penolakan RUU Cipta
Kerja secara besar-besaran
Ringkasan
Sejumlah serikat buruh dan pekerja menyatakan keluar dan mengundurkan diri dari tim teknis
pembahasan omnibus law RUU Cipta Kerja (Ciptaker) Klaster Ketenagakerjaan yang dibentuk
oleh Kementerian Ketenagakerjaan. "KSPSI AGN, KSPI, dan FSP Kahutindo memutuskan untuk
keluar dan mengundurkan diri dari tim teknis RUU (Cipta Kerja)," kata Presiden Konfederasi
Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal seperti dikutip dari rilis resmi yang diterima
CNNIndonesia.com pada Selasa (14/7).
220

