Page 223 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2020
P. 223

Ia menilai tim teknis bentukan Kementerian Ketenagakerjaan ini hanya sekedar formalitas untuk
              memberi kesan bahwa pemerintah sudah melibatkan serikat pekerja dalam pembahasan RUU
              Cipta Kerja.

              "Padahal  faktanya,  tim  teknis  tersebut  tidak  melakukan  pembahasan  pasal  per  pasal  yang
              selama ini menjadi keinginan dari serikat pekerja. Pemerintah telah tersandera oleh kepentingan
              pemodal atau investor," ucap Presiden ASPEK Indonesia Mirah Sumirat lewat rilis resminya.

              ASPEK Indonesia mendesak pemerintah yang diwakili Kementerian Ketenagakerjaan untuk lebih
              terbuka dan adil pada pekerja, sebab menurutnya pemerintah cenderung mengamini keinginan
              pengusaha yang diwakili oleh Apindo dan KADIN.

              "Jika Pemerintah, pengusaha, dan DPR tetap memaksakan untuk meloloskan RUU Cipta Kerja
              tanpa peduli dengan penolakan serikat pekerja, maka ASPEK Indonesia bersama KSPI dan MPBI
              akan melakukan aksi penolakan RUU Cipta Kerja secara besar-besaran," pungkasnya..





























































                                                           222
   218   219   220   221   222   223   224   225   226   227   228