Page 35 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2020
P. 35
"Masyarakat butuh Kartu Prakerja, bukan hanya bantuan uang tunainya, tapi pelatihan juga
untuk mengdevelop skill mereka. Terutama mereka yang kehilangan pekerjaan akibat pandemi
COVID-19 dan angkatan baru yang baru lulus dari kampus," kata Fajar, dalam rilisnya, Selasa
(14/7).
Lulusan Universitas Padjajaran (Unpad) ini memuji Menko Perekonomian Airlangga Hartarto
yang menerima masukan dari lembaga-lembaga lain, seperti Komisi Pemberantasan Korupsi
(KPK), Kejaksaan Agung, dan lembaga lain agar program ini berjalan dengan baik dan
akuntabel.
"Kita harus apresiasi karena berani melibatkan KPK, Kejagung, dan lembaga lain agar program
ini lebih transparan," ujarnya.
Meskipun demikian, pemerintah harus belajar dari kesalahan-kesalahan yang lalu, seperti
ketepatan penerima manfaat dan pencairan insentif yang tidak terlalu lama. "Pemerintah juga
harus mempu mengatasi kisruh-kisruh teknis yang terjadi pada gelombang-gelombang
sebelumnya," kata dia menambahkan.
Selain itu, menurut Fajar, jika nanti pelatihan akan diberikan secara tatap muka atau offline
maka harus memperhatikan protokol kesehatan dan keselamatan. Selain itu, jika masih ada
yang dilakukan secara online maka pelaksanaan pembelajaran juga harus memperhatikan
kondisi di daerah tertentu yang masih sulit akses internet yang layak.
"Hal ini banyak dikeluhkan oleh penerima manfaat," kata Fajar.
Sebelumnya, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Kartu Prakerja diharapkan
berjalan pada pekan ke-3 dan ke-4 Agustus mendatang. Hal ini akan bekerja sama dengan
Gugus Tugas Covid-19 sehingga bisa dilakukan pelatihan yang aman sesuai protokol kesehatan.
Airlangga Hartarto juga mengatakan, program Kartu Prakerja sudah berproses sangat cepat
dengan jumlah peminat yang tinggi. "Pelatihan offline dipersiapkan Kementerian Tenaga Kerja,
dan pendaftar yang sudah terverifikasi saat ini telah mencapai 1,7 juta orang," kata Airlangga.
Sementara untuk pelatihan online akan dipersiapkan untuk 500 ribu orang yang termasuk
dalam program keempat. Sementara yang sudah diseleksi sendiri saat ini ada sebanyak 5 juta
orang..
34

