Page 51 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2020
P. 51
Judul Survei SMRC: RUU Cipta Kerja Didukung Agar Disahkan Bulan Agustus
Nama Media sindonews.com
Newstrend Omnibus Law
Halaman/URL https://ekbis.sindonews.com/read/101156/34/survei-smrc-ruu-cipta-
kerja-didukung-agar-disahkan-bulan-agustus-1594742843
Jurnalis Anto Kurniawan
Tanggal 2020-07-14 23:12:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Diskusi virtual bertajuk RUU Cipta Kerja Kepastian Kerja dan Investasi. (Analisadaily/Istimewa)
Jakarta - Pembahasan RUU Cipta Kerja yang masih dilakukan oleh DPR mampu memunculkan
peluang dan norma baru bagi pekerja dan pengusaha di Indonesia. Peluang dan norma ini
harusnya bisa dimanfaatkan pada masa pemulihan ekonomi setelah badai pandemi.
SURVEI SMRC: RUU CIPTA KERJA DIDUKUNG AGAR DISAHKAN BULAN AGUSTUS
JAKARTA - Hasil survei nasional Saiful Mujani Research Center (SMRC) tentang Sikap Publik
Terhadap RUU Cipta Kerja memperlihatkan dukungan agar RUU Cipta Kerja segera disahkan
bulan Agustus. Dimana hal itu setara 54% atau mayoritas pengangguran di Indonesia.
"Dukungan terhadap RUU Cipta Kerja yang lebih tinggi terdapat pada kelompok pengangguran
atau masih mencari pekerjaan yakni sebesar 54%," kata Direktur Riset SMRC Deni Irvani saat
memaparkan hasil survei opini publik nasional dengan tema sikap publik terhadap RUU Cipta
Kerja, Selasa (14/7/2020).
Selain pengangguran, kelompok Ibu Rumah Tangga, pedagang warung/kaki lima, dan
buruh/pembantu/satpam/kerja tidak tetap menjadi kelompok yang paling tinggi mendukung
RUU Cipta Kerja untuk segera disahkan.
SMRC juga menyebut, 52% dari masyarakat yang tahu, juga mendukung Rancangan Undang-
Undang Cipta Kerja (RUU Cipta Kerja) untuk segera disahkan. Sebesar 26% masyarakat
mengakui tahu atau pernah mendengar RUU Cipta Kerja.
"Dari 26% masyarakat yang mengaku tahu dan pernah mendengar RUU Cipta Kerja, ada 52%
yang mendukung pengesahan RUU Cipta Kerja, dan yang tidak sekitar 37%," ujar Deni.
Deni menjelaskan dukungan publik terhadap RUU Cipta Kerja ini didasari oleh kondisi ekonomi
Indonesia yang semakin memburuk selama masa pandemi. Kondisi ekonomi yang memburuk
ini mempengaruhi dan dirasakan langsung dalam kondisi ekonomi rumah tangga.
50

