Page 56 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2020
P. 56

Kabar bahwa Sulasih dirawat di rumah di Saudi diketahui dari anaknya, Anggi, yang meminta
              bantuan  KJRI  di  Jeddah  dan  Serikat  Buruh  Migran  Indonesia  (SBMI)  di  kota  tersebut.
              "Berdasarkan  keterangan  Anggi,  kondisi  Sulasih  penuh  dengan  luka.  Kepalanya  seperti
              dibenturkan kepada benda keras, telinga bengkak, dan kedua tanganbta ada bekas strika," kata
              Roland Kamal dari SBMI Jeddah.

              Anggi,  menurut  SBMI,  meminta  KJRI  Jeddah  memberikan  perlindungan  agar  ibunya
              mendapatkan perawatan dan bisa di pulangkan setelah hak-haknya sebagai korban dipenuhi.
              Roland mengatakan Sulasih masuk ke  Arab Saudi  bukan sebagai tenaga kerja namun dengan
              visa  ziarah  dan  berangkat  pada  November  tahun  lalu.  "Kerja  baru  dua  bulan  sudah  dapat
              perlakuan tidak enak dari majikan wanita, di waktu itu ibu Sulasih masih pegang telepon seluler.
              Setelah  itu  hilang  kontak  dengan  keluarga,  dan  baru  menghubungi  keluarga  Lebaran  hari
              pertama. Itu pun didampingi majikan perempuan dan waktu dibatasi, sampai ada kabar ini,"
              kata Roland.

              Sejak 2011 pemerintah Indonesia menghentikan pengiriman tenaga kerja migran, namun masih
              ada pekerja migran yang masuk dengan sejumlah cara. Dalam undang-undang tentang tindakan
              pemberantasan perdagangan orang disebutkan pelaku tindak pidana ini bisa dihukum penjara
              maksimal 15 tahun penjara serta denda Rp 600 juta.***.



















































                                                           55
   51   52   53   54   55   56   57   58   59   60   61