Page 72 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 JULI 2019
P. 72

Title          KOPERASI PEKERJA MIGRAN CEGAH RISIKO JERATAN UTANG RENTENIR
               Media Name     tempo.co
               Pub. Date      25 Juli 2019
                              https://nasional.tempo.co/read/1228495/koperasi-pekerja-migran-cegah-r isiko-jeratan-
               Page/URL
                              utang-rentenir
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive











               Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) DKI Jakarta menuntut pemerintah
               membatalkan rencana revisi Undang-Undang (UU) Nomor 13 Tahun 2003 tentang
               ketenagakerjaan. Menurut mereka, akan banyak poin dalam UU tersebut yang dapat
               merugikan kaum buruh.

               "Kami FSPMI DKI Jakarta menolak dengan tegas terkait dengan rencana revisi
               Undang-Undang (UU) Nomor 13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan. Ada 77 pasal
               yang rencananya akan direvisi. Hampir 60% sangat merugikan kami kaum buruh,"
               ungkap Mubarok, koordinator aksi saat diwawancarai di depan Balai Kota DKI
               Jakarta, Kamis (25/7).

               Hari ini, FSPMI DKI Jakarta menggelar aksi di depan kantor Anies Baswedan.
               Mereka meminta Pemprov DKI agar memberikan perlindungan ketenagakerjaan jika
               UU tersebut direvisi.

               "Memang betul ada kekurangan di undang-undang itu, nah Undang-indang itu harus
               diperbaiki, tapi bukan justru dikebiri seperti ini hak-hak buruh. Nah makanya kita
               hari ini menyampaikan pesan ke Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan," katanya.

               Menurut Mubarok, ada tiga hal fundamental yang terancam jika UU tersebut direvisi,
               yakni jaminan sosial, jaminan kesehatan, dan jaminan pensiun.

               "Nah ini yang kita desak supaya pemerintah berpikir ulang untuk mengkaji undang-
               undang itu. Boleh ditambal, tetapi jangan 77 poin pasal ini justru dihilangkan atau
               diubah," ujarnya.

               Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri pernah menyebut bahwa revisi
               tersebut untuk kepentingan bersama, baik kalangan buruh maupun pengusaha.
               Selain itu, revisi dimaksudkan agar Indonesia bisa merespons dinamika pasar kerja
               dengan membangun ekosistem ketenagakerjaan yang lebih baik.












                                                       Page 71 of 121.
   67   68   69   70   71   72   73   74   75   76   77