Page 27 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 MARET 2020
P. 27

"Saya kira karena pilihannya cuti bersama itu dengan konsep tidak mengganggu
               produktivitasnya, saya kira tadi teman-teman Kadin juga datang, teman-teman
               Apindo juga datang, mendiskusikan bersama bagaimana tetap ada kesempatan ini,"
               kata Ida.


               Ida menjelaskan, cuti bersama antara PNS dengan karyawan swasta memiliki
               perlakuan yang berbeda. Cuti bersama dinilainya bersifat fakultatif alias tidak wajib.
               Keputusan cuti bersama untuk karyawan swasta berdasarkan kesepakatan antara
               pengusaha dengan pekerja.

               "Cuti bersama antara ASN dengan karyawan perusahaan itu beda treatment-nya.
               Pelaksanaan cuti bersama bersifat fakultatif atau pilihan yang sesuai dengan
               kesepakatan antara pengusaha dengan pekerja," ucapnya.

               Jika karyawan swasta memilih untuk tetap bekerja di tengah cuti bersama, Ida
               bilang, pekerja tersebut akan tetap mendapatkan haknya sebagai pekerja.

               Apa kata pengusaha?


               Kamar Dagang Indonesia (Kadin) mengaku tak dilibatkan terkait penambahan
               empat hari libur atau cuti bersama untuk pegawai negeri sipil (PNS) dan pegawai
               swasta. Hal itu dianggap dapat mengganggu rencana bisnis yang sudah dibangun
               oleh berbagai pelaku usaha di sektor lain selain sektor pariwisata.

               "Sepengetahuan saya kami tidak diajak bicara. Kami memahami bahwa
               penambahan cuti bersama ini dilakukan dengan motif mendorong kegiatan ekonomi
               konsumtif dan menggerakkan pariwisata. Itu tujuan yang baik. Namun, perlu
               diperhatikan juga penambahan cuti ini sifatnya tiba-tiba sehingga mengganggu
               planning, kinerja dan target perusahaan di berbagai sektor lain selain pariwisata
               karena periode kerja normal menjadi lebih singkat," ujar Wakil Ketua Kadin
               Indonesia Bidang Hubungan Internasional Shinta Widjaja Kamdani kepada detikcom,
               Senin (9/3/2020).

               Shinta berpendapat, keputusan itu bakal mengganggu produktivitas bisnis yang
               seharus berjalan normal.

               "Di sebagian besar sektor non pariwisata, akan ada produktivitas yang dikorbankan
               sementara beban biaya tenaga kerja terus berjalan sebagai fixed cost bagi
               perusahaan," paparnya.

               Apabila sebuah perusahaan ingin tetap beroperasi di saat cuti bersama itu, maka
               ada biaya tambahan yang harus dikeluarkan.


               Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) ikut angkat suara terkait penambahan
               empat hari libur atau cuti bersama untuk pegawai negeri sipil (PNS) dan pegawai
               swasta. Aprindo mengakui rencana itu memang berpotensi meningkatkan konsumsi
               masyarakat.






                                                       Page 26 of 117.
   22   23   24   25   26   27   28   29   30   31   32