Page 31 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 MARET 2020
P. 31
Senada dengan Muhadjir, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans)
Ida Fauziyah mengatakan keputusan ini diambil setelah berkaca pada libur nasional
tahun 2018 yang juga berjumlah 24 hari.
Ida mengatakan saat itu pertumbuhan ekonomi lebih baik dibanding 2019 karena
hari libur nasional lebih lama.
"Ternyata pertumbuhan ekonomi tahun 2018 itu lebih baik karena ternyata kalau
dilihat liburnya lebih lama satu hari," jelas Ida.
Seperti diketahui, pemerintah memutuskan untuk menambah hari libur pada
tahun 2020 menjadi 24 hari yang sebelumnya sebanyak 20 hari.
Keputusan tersebut diambil setelah rapat tingkat menteri (RTM) yang dipimpin oleh
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir
Effendy.
Adapun tambahan hari libur yang disepakati di antaranya tanggal 28-29 Mei
sebagai cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 2020.
Tanggal 21 Agustus sebagai cuti bersama tahun baru Hijriah dan 30 Oktober
sebagai cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW .
Rapat ini menghasilkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri yakni Menteri
Agama, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB),
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi. SKB ini menjadi pengganti SKB 2019 yang
sebelumnya membahas tentang cuti dan libur pada 2020.
Rapat tersebut dihadiri juga oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan
Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Tjahjo Kumolo, Menteri Pariwisata dan Ekonomi
Kreatif ( Menparekraf) Wishnutama Kusubandio, Menteri Tenaga Kerja dan
Transmigrasi Ida Fauziyah, dan Menteri Agama Fachrul Razi..
Page 30 of 117.

