Page 63 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 MARET 2020
P. 63
Title MENAKER SEBUT CUTI BERSAMA TAK WAJIB, ATAS KESEPAKATAN PERUSAHAAN-BURUH
Media Name kabarbisnis.com
Pub. Date 10 Maret 2020
https://kabarbisnis.com/read/2898064/menaker-sebut-cuti-bersama-tak-wa jib-atas-
Page/URL
kesepakatan-perusahaan-buruh
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Pemerintah resmi menambah empat hari cuti bersama untuk tahun 2020 ini.
Keputusan ini pun mendapat pro dan kontra. Menurut Menteri Ketenagakerjaan
(Menaker), Ida Fauziyah, penambahan cuti bersama tersebut bersifat fakultatif,
sehingga tidak wajib dijalankan. Dia pun mengklaim keputusan itu tidak akan
mendapat pertentangan dari para pengusaha ataupun buruh.
"Pelaksanaan cuti bersama bersifat fakultatif atau pilihan sesuai dengan
kesepakatan antara perusahaan dan pekerja atau buruh," kata Ida di Kantor
Kemenko PMK Jakarta Pusat, Senin (9/3/2020).
Dia menjamin, keputusan pemerintah tidak akan mengganggu produktivitas para
pekerja. Menurut dia, libur yang panjang justru akan meningkatkan produktivitas
dan semangat karyawan.
"Kalau hitungnya produktivitas sebenarnya produktivitas juga bisa kalau teman-
teman memiliki kesempatan libur. Setelah liburnya selesai diharapkan produktivitas
meningkat karena semangat baru," jelasnya.
Ida menjelaskan, penambahan cuti bersama bertujuan untuk meningkatkan
perekonomian Indonesia, khususnya di sektor pariwisata. Hal itu, kata Ida, terlihat
saat hari libur tahun 2018 lebih panjang daripada 2019 dan terbukti pertumbuhan
ekonomi pada 2018 lebih baik.
"Tahun 2020 ini kan liburnya cuma 20 hari jadi ditambahin 4 hari, jadi 24 hari.
Harapan kita pertumbuhan ekonomi nasional kita semakin baik," ujar Ida.
Menaker juga memastikan tambahan cuti bersama tidak memengaruhi perusahaan
yang selama ini sudah memiliki perjanjian kerja bersama. Kemenaker akan
membuat surat edaran ke perusahaan swasta terkait penambahan empat hari cuti
bersama.
Sementara itu, untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) akan diatur oleh Kementerian
Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (Menpan-RB). Ida
menyatakan bahwa ada perbedaan cuti bersama antara ASN dengan karyawan
swasta.
"Cuti bersama dalam terminologi pekerja swasta dengan ASN itu berbeda,"
pungkasnya. kbc10
Page 62 of 117.

